FOLKSTIME.ID – Peringatan HUT ke-4 Jurnalis FC Semarang dikemas berbeda. Komunitas wartawan pencinta sepak bola tersebut tidak hanya menggelar pertandingan antarpemain dari kalangan jurnalis, tetapi juga memberikan ruang kepada pesepak bola usia dini untuk merasakan atmosfer kompetisi.
Komitmen terhadap pembinaan pemain muda diwujudkan melalui mini turnamen yang melibatkan empat sekolah sepak bola (SSB) kelompok usia (KU) 10 tahun dari Semarang dan sekitarnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-4 Jurnalis FC Semarang yang mengusung tema “4 Ever on The Field”. Turnamen digelar di Kick Off Arena Mini Soccer, Jumat (28/8).
Ketua Jurnalis FC Semarang, Budi Arista, mengatakan keterlibatan SSB dalam perayaan ulang tahun bukan hal baru. Dalam dua tahun terakhir, Jurnalis FC secara konsisten memasukkan pertandingan usia dini sebagai bagian dari kegiatan hari jadi.
Menurutnya, momentum ulang tahun diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi perkembangan sepak bola di Kota Semarang, khususnya dalam memberikan kesempatan bertanding bagi pemain-pemain muda.
“Semoga dari kegiatan ini bisa membantu SSB di Semarang untuk tumbuh berkembang, dan misi Jurnalis FC ikut serta melakukan pembinaan atlet usia dini akan terwujud di masa yang akan datang,” ujar Budi.
Empat SSB Adu Kemampuan
Ketua Panitia HUT ke-4 Jurnalis FC Semarang, Mushonifin, menjelaskan mini turnamen tahun ini diikuti empat SSB dengan peserta dari kelompok usia 10 tahun.
Menurut dia, kompetisi usia dini tidak hanya ditujukan untuk mengejar hasil pertandingan. Pengalaman bertanding dinilai penting untuk membantu pemain muda mengembangkan kemampuan sekaligus membangun mental kompetitif.
“Peserta berasal dari kelompok usia 10 tahun dari Semarang dan sekitarnya. Harapannya bisa menjadi ajang pembinaan dan mencari bibit pemain sepak bola untuk Semarang ataupun Indonesia,” katanya.
Bagi pemain muda, kesempatan bertanding menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter. Mereka tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga belajar bekerja sama, mengendalikan emosi, dan menghadapi tekanan pertandingan.
Pelatih SSB Tugu Muda, Suwarto, menilai turnamen seperti ini memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan latihan rutin.
“Kegiatan ini bukan hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar bertanding dan berkembang,” ujarnya.
Ia berharap kompetisi serupa dapat terus digelar setiap tahun dengan jumlah peserta yang semakin banyak.
“Cara ini bisa menjadi cambuk tim untuk berkembang, menjadi pupuk agar sepak bola Semarang lebih bangkit lagi,” tambah Suwarto.
Jam Terbang Jadi Modal Pemain Muda
Hal senada disampaikan Pelatih Persiba Bandungrejo, Dwi Teguh Rahmanto. Ia mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada timnya untuk mengikuti mini turnamen HUT Jurnalis FC Semarang.
Menurutnya, pertandingan kompetitif memberikan pengalaman yang tidak sepenuhnya dapat diperoleh pemain hanya melalui sesi latihan.
“Kami dari Persiba Bandungrejo sangat berterima kasih karena bisa diikutsertakan dalam kegiatan ini. Kegiatan ini sangat membantu anak-anak SSB kami untuk meraih jam terbang yang lebih banyak,” kata Dwi.
Selain meningkatkan jam terbang, para pemain juga mendapatkan kesempatan untuk belajar menghadapi lawan, membangun kerja sama tim, mengelola emosi, dan merasakan atmosfer pertandingan secara langsung.
Jurnalis Tetap Jaga Kebugaran dan Silaturahmi
Selain turnamen usia dini, peringatan HUT ke-4 Jurnalis FC Semarang juga diramaikan fun mini soccer yang mempertemukan jurnalis dari Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Salatiga.
Para jurnalis tersebut dibagi ke dalam lima tim untuk bertanding sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas pekerja media.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, mengapresiasi kegiatan yang dinilai memberikan manfaat bagi kalangan wartawan.
Menurut Iwan Kelana, olahraga dapat menjadi sarana menjaga kebugaran sekaligus memperkuat silaturahmi antara wartawan, mitra media, dan narasumber.
“Dengan olahraga kegiatan semacam ini juga mampu menjadi ajang silaturahmi, kumpul dan guyub dengan para mitra media dan narasumber,” katanya.
Dukungan Berbagai Pihak
Pelaksanaan HUT ke-4 Jurnalis FC Semarang mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain PT KAI Daop 4 Semarang, Bank Syariah Indonesia (BSI), Paradise Indonesia, SMC RS Telogorejo, Gojek (GOTO), dan Pertamina Patra Niaga.
Dukungan juga datang dari Alfamart, PT Alimdo Ampuh Abadi, Dewangga Lil Haj Wal Umroh, DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara, Immoderma, PDAM Tirta Moedal, Ditlantas Polda Jateng, Libas Polrestabes Semarang, Kendal Tornado FC, Dinas Perdagangan Kota Semarang, BPJS Kesehatan, Kajati Jateng, Kokola, Astra Motor, Linggar Jati, Realtimes.id, dan Lingkar.co.
Sejumlah hotel dan sektor pariwisata juga turut memberikan dukungan, di antaranya Mahima Hotel, Radja Hotel, Nusatu by Artotel, Hotel Aruss Semarang, Aston Inn Pandanaran, Up Peak Hotel, Louis Kienne Hotel Pandanaran, Metro Park View Hotel, Gets Premiere Semarang, Rooms Inc Semarang, BSB Village by Arya Group, serta Red Lips Karaoke.
Melalui peringatan HUT ke-4 tersebut, Jurnalis FC Semarang berupaya menempatkan olahraga bukan hanya sebagai aktivitas rekreasi bagi wartawan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi dan kontribusi terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Kota Semarang.(tya)













