Jadwal Air Mancur Menari Tugu Muda Semarang Berubah, Kini Tampil 3 Kali Sehari

Pemerintah Kota Semarang resmi mengubah jadwal pertunjukan Air Mancur Menari Tugu Muda menjadi tiga sesi setiap hari.

FOLKSTIME.ID – Pemerintah Kota Semarang mengubah jadwal pertunjukan Air Mancur Menari Tugu Muda menjadi tiga kali setiap hari. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk menjaga kualitas fasilitas sekaligus menyesuaikan waktu kunjungan masyarakat dan wisatawan sehingga atraksi ikonik di pusat Kota Semarang dapat dinikmati secara lebih optimal.

Perubahan jadwal dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang sebagai pengelola kawasan. Penyesuaian itu juga menjadi bagian dari program pemeliharaan rutin terhadap seluruh perangkat air mancur yang dilakukan setiap bulan guna menjaga performa dan memperpanjang usia pakai peralatan.

Air Mancur Menari Jadi Daya Tarik Wisata Tugu Muda

Kawasan Tugu Muda Semarang tidak hanya dikenal sebagai monumen bersejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang, tetapi juga berkembang menjadi salah satu destinasi wisata favorit. Kehadiran Air Mancur Menari semakin memperkuat daya tarik kawasan yang dikelilingi Lawang Sewu, Museum Mandala Bhakti, serta Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Kepala Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati, mengatakan penyesuaian jadwal dilakukan agar kondisi peralatan tetap terjaga sekaligus memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat menikmati pertunjukan.

“Kami menyesuaikan jadwal pertunjukan Air Mancur Menari Tugu Muda dalam rangka menjaga keawetan peralatan air mancur. Penyesuaian ini juga dilakukan agar waktunya sesuai dengan momen ketika warga maupun wisatawan banyak mengunjungi kawasan Tugu Muda dan sekitarnya,” ujarnya.

Ini Jadwal Baru Air Mancur Menari Tugu Muda

Murni menjelaskan, pertunjukan kini digelar dalam tiga sesi setiap hari, yakni:

Pagi: pukul 07.00–07.45 WIB
Siang: pukul 15.00–15.45 WIB
Malam: pukul 18.00–18.45 WIB

Menurutnya, pembagian jadwal tersebut diharapkan memberi fleksibilitas bagi masyarakat maupun wisatawan untuk memilih waktu terbaik menikmati pertunjukan.

“Setiap hari pertunjukan dapat dinikmati dalam tiga sesi, yaitu pagi, siang, dan malam. Dengan pembagian waktu tersebut, kami berharap masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk menyaksikan atraksi sesuai waktu kunjungan,” kata Murni.

Pertunjukan Malam Jadi Atraksi Unggulan

Sesi malam tetap menjadi daya tarik utama karena dipadukan dengan permainan lampu berwarna-warni yang mempercantik panorama kawasan Tugu Muda beserta bangunan bersejarah di sekitarnya.

“Pada sesi malam, pertunjukan air mancur dipadukan dengan tata cahaya sehingga memberikan kesan visual yang lebih menarik terhadap landmark di sekitar kawasan Tugu Muda,” ungkapnya.

Pemeliharaan Rutin Dilakukan Setiap Bulan

Selain penyesuaian jadwal, Disperkim Kota Semarang juga terus melakukan pemeliharaan berkala terhadap seluruh instalasi Air Mancur Menari. Langkah tersebut dilakukan agar kualitas pertunjukan tetap terjaga dan risiko kerusakan peralatan dapat diminimalkan.

“Kami secara rutin melaksanakan pemeliharaan terhadap seluruh peralatan air mancur setiap bulan sehingga fasilitas tetap berfungsi dengan baik dan dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang,” jelas Murni.

Pemkot Semarang Imbau Pengunjung Utamakan Keselamatan

Melalui penataan jadwal baru tersebut, Pemerintah Kota Semarang berharap Air Mancur Menari Tugu Muda semakin memperkuat citra Kota Semarang sebagai destinasi wisata perkotaan yang memadukan nilai sejarah dengan atraksi modern.

Murni juga mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan saat menyaksikan pertunjukan, terutama bagi pengendara yang melintas di kawasan Tugu Muda.

“Diharapkan pertunjukan Air Mancur Menari mampu menambah daya tarik wisata sekaligus memperkuat estetika lansekap Kota Semarang. Kami juga mengimbau para pengendara maupun pejalan kaki agar selalu mengutamakan keselamatan dan tidak berhenti sembarangan di bahu jalan saat menikmati pertunjukan,” pungkas Murni.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID- Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan hasil renovasi tahap pertama bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang, Kamis (30/7). Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa Stasiun Tawang merupakan bagian penting dari sejarah bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. “Bangsa yang besar tidak boleh melupakan sejarahnya sendiri,” tegas Prabowo saat peresmian. Sebelum memasuki stasiun, Prabowo yang datang menggunakan mobil Maung sempat menyapa warga dan ratusan pelajar yang telah menunggu sejak pagi. Ia melambaikan tangan, membagikan kaos, dan menyalami para siswa di pintu masuk stasiun. Peresmian turut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Dirut PT KAI Bobby Rasyidin, Seskab Teddy Indra Wijaya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Usai peresmian, Presiden melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Api Nusantara Explorer menuju Batang untuk menghadiri peresmian akad massal 62 ribu rumah KPR subsidi yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia. #folkstime #semarang #jateng #prabowo #KAI

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *