Kapolda Jateng E-Sport Cup 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi gim Mobile Legends: Bang Bang, tetapi juga menjadi festival kreatif di De Tjolomadoe Karanganyar.

Folkstime.id - Kapolda Jateng E-Sport Cup 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi gim Mobile Legends: Bang Bang, tetapi juga menjadi festival kreatif di De Tjolomadoe Karanganyar.

FOLKSTIME.ID – Turnamen e-sport bertajuk Kapolda Jateng E-Sport Cup 2026 telah dijadwalkan akan digelar pada 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, dan dikemas sebagai festival e-sport berskala besar yang memadukan kompetisi Mobile Legends: Bang Bang, hiburan, edukasi, serta layanan sosial dalam satu rangkaian kegiatan yang disiapkan oleh Polda Jawa Tengah di wilayah Semarang dan Karanganyar.

Festival E-Sport, Hiburan Digital, dan Ruang Kreativitas Generasi Muda

Konsep festival e-sport Kapolda Jateng Cup 2026 telah dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih luas dibandingkan sekadar pertandingan, di mana sportivitas kompetisi, ekonomi kreatif, serta interaksi Polri dan masyarakat telah diintegrasikan dalam satu kegiatan yang terbuka untuk umum.

Cosplay, Meet & Greet, dan Food Festival UMKM Lokal

Rangkaian hiburan berupa cosplay dan coswalk telah dipersiapkan dengan menghadirkan karakter Mobile Legends dan anime, yang kemudian akan dipadukan dengan penampilan musik dari Soulgroove Band sehingga suasana festival e-sport Kapolda Jateng Cup 2026 di Karanganyar akan dibuat lebih meriah.

Selain itu, sesi Meet & Greet juga telah disediakan bagi pengunjung untuk bertemu langsung dengan perwakilan ONIC dan EVOS, sementara Food Festival UMKM lokal telah dihadirkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Jawa Tengah.

Pernyataan Kabid Humas Polda Jateng

Keterangan terkait penyelenggaraan kegiatan tersebut telah disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, yang menegaskan bahwa konsep festival e-sport Kapolda Jateng Cup 2026 telah disusun secara menyeluruh.

“Kapolda Jateng Cup 2026 kami kemas sebagai festival yang memadukan kompetisi, hiburan, edukasi, pelayanan sosial, dan interaksi masyarakat,” ujar Kombes Pol Artanto, Selasa (16/6/2026).

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa pengalaman pengunjung telah menjadi perhatian utama dalam perancangan acara tersebut.

“Setiap pengunjung yang hadir diharapkan dapat memperoleh pengalaman yang menyenangkan sekaligus melihat potensi besar generasi muda di bidang e-sport dan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Dalam kesempatan lain, penegasan juga kembali diberikan terkait tujuan kegiatan tersebut.

“Melalui turnamen e-sport Kapolda Jateng Cup 2026 ini, diharapkan hubungan Polri dan masyarakat dapat semakin dekat serta positif,” kata Kombes Pol Artanto.

Pojok Push Rank dan Aktivitas Game Online

Area khusus bertajuk Pojok Push Rank telah disiapkan bagi para pengunjung yang ingin bermain game online dan meningkatkan peringkat, di mana sejumlah hadiah menarik juga telah disediakan bagi peserta yang mengikuti aktivitas tersebut selama festival e-sport berlangsung.

Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Layanan kesehatan gratis juga telah disediakan oleh Biddokkes Polda Jateng, sehingga pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis dapat diakses oleh masyarakat tanpa biaya sebagai bentuk pelayanan sosial dalam rangka Kapolda Jateng Cup 2026 di Karanganyar.

Social Media Challenge dan Kompetisi Digital

Kompetisi tambahan berupa Social Media Challenge telah digelar, di mana peserta diwajibkan mengunggah momen terbaik acara ke Instagram, mengikuti akun resmi @esport_turnamen_kapolda_jateng, serta mencantumkan tagar #kapoldacupesporttournament, #poldajateng, dan #esport untuk dapat dinilai sebagai peserta lomba foto terbaik.

“Sejumlah foto terbaik dengan apresiasi tertinggi akan memperoleh hadiah dari panitia,” ujar Kabid Humas Polda Jateng.

Best Supporter dan Fun Games Interaktif

Penilaian Best Supporter juga akan dilakukan terhadap kreativitas suporter, termasuk kostum, kekompakan, serta yel-yel, sementara fun games dan kuis berhadiah telah disiapkan untuk menambah interaksi pengunjung selama turnamen e-sport Kapolda Jateng Cup 2026 berlangsung.

Penutup Kegiatan dan Ajakan Partisipasi

Ajakan kepada masyarakat untuk hadir dalam festival e-sport tersebut telah disampaikan oleh pihak kepolisian, dengan harapan kegiatan Kapolda Jateng Cup 2026 dapat menjadi momentum penguatan hubungan Polri dan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang sportif, sehat, inovatif, dan berprestasi di Jawa Tengah. (rin)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Kekhawatiran warga terhadap aktivitas alat berat di kawasan Gombel Lama belakangan ini menjadi perhatian berbagai pihak. Kawasan perbukitan yang selama bertahun-tahun dikenal memiliki karakter tanah aktif tersebut memang menyimpan cerita panjang tentang retakan bangunan, pergeseran tanah, hingga kewaspadaan yang terus dijaga oleh masyarakat sekitar. Namun di balik suara mesin dan aktivitas konstruksi yang terlihat dari kejauhan, terdapat upaya besar yang sedang dilakukan untuk menjawab keresahan tersebut. Pemerintah Kota Semarang bersama para ahli geoteknik dan pihak pengembang justru tengah fokus memperkuat stabilitas lereng agar risiko pergerakan tanah dapat diminimalkan. Hal itu terlihat saat Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang bersama Tim Profesi Ahli Bangunan Gedung melakukan inspeksi lapangan di kawasan Gombel Lama, Rabu (3/6/2026). Peninjauan dilakukan pada dua lokasi yang saling berdampingan, yakni proyek perbaikan Jalan Gombel Lama oleh pemerintah pusat dan area pematangan lahan rencana kawasan komersial Pakuwon. Kepala Distaru Kota Semarang, Ir. Ferry Kuntoaji, ST, menegaskan bahwa aktivitas yang berlangsung saat ini belum memasuki tahap pembangunan pusat perbelanjaan, melainkan tahap pengamanan dan penguatan kondisi tanah. “Yang sekarang dilaksanakan adalah proses pematangan lahan, bukan proses pembangunan mal,” kata Ferry. Menurutnya, langkah tersebut bukan keputusan yang diambil secara instan. Selama dua tahun terakhir, kawasan Gombel Lama telah menjadi objek pemantauan intensif menggunakan berbagai instrumen geoteknik modern untuk mengetahui kondisi tanah secara detail. Selengkapnya… https://folkstime.id/wujudkan-harapan-warga-gombel-distaru-kota-semarang-terapkan-teknologi-dan-pengawasan-ketat-cegah-pergerakan-tanah/ #semarang #gombel #jateng #agustina #pakuwonmall

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *