• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Kekeringan Jateng Mengancam Ketersediaan Air di Pesantren, PKB Dorong Langkah Antisipasi

Muso by Muso
29 September 2026
in News
0
Kekeringan Jateng Mengancam Ketersediaan Air di Pesantren, PKB Dorong Langkah Antisipasi
Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah, Abdul Hamid

Kekeringan Jateng Mengancam Ketersediaan Air di Pesantren, PKB Dorong Langkah Antisipasi

0
SHARES
51
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah tidak hanya menyulitkan masyarakat memenuhi kebutuhan air sehari-hari, tetapi juga berdampak pada pondok pesantren yang berada di kawasan terdampak.

Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah, Abdul Hamid, mengatakan sejumlah pesantren di daerah yang mengalami kekeringan ikut membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan air.

Menurutnya, ketersediaan air menjadi persoalan penting di lingkungan pesantren karena berkaitan dengan berbagai aktivitas santri, termasuk kebutuhan untuk bersuci sebelum menjalankan ibadah.

“Kita di PKB, sampai pondok-pondok pesantren yang ada di daerah kekeringan juga kita bantulah, berapa rupiah untuk bisa belanja air beberapa hari,” kata Abdul Hamid.

Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi solusi sementara bagi pesantren yang kesulitan memperoleh pasokan air selama musim kemarau.

Jangan Sampai Pesantren Kekurangan Air untuk Wudu

Abdul Hamid menilai persoalan air di pesantren perlu mendapat perhatian karena kebutuhan air tidak hanya untuk konsumsi dan aktivitas sehari-hari, tetapi juga untuk menunjang kegiatan keagamaan.

Menurutnya, kondisi kekeringan jangan sampai membuat para santri mengalami kesulitan memperoleh air untuk berwudu.

“Jangan sampai di pesantren, untuk wudu saja susah,” ujarnya.

Ia menyebut meskipun terdapat ketentuan mengenai tayamum ketika tidak tersedia air, pemenuhan kebutuhan air tetap menjadi hal yang perlu diupayakan.

“Walaupun ada ilmunya, kalau tidak ada air ya tayamum bisa. Tapi minimal untuk bersuci, standarnya di era sekarang ini sudah menggunakan air,” katanya.

Karena itu, bantuan air bersih dinilai penting untuk memastikan kegiatan di pesantren tetap berjalan meski berada di wilayah yang mengalami kekeringan.

Bantuan Air Bergerak di Sejumlah Daerah

Selain pesantren, bantuan juga diarahkan kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan air.

Abdul Hamid mengatakan anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah bergerak melalui daerah pemilihan masing-masing untuk merespons aspirasi masyarakat.

Pati, Rembang dan Lasem menjadi beberapa wilayah yang disebut mendapat perhatian. Bantuan dilakukan melalui inisiatif masing-masing anggota karena tidak seluruh kebutuhan tersebut dapat dibiayai melalui APBD.

Ia mencontohkan anggota Fraksi PKB bernama Giarto yang memiliki kendaraan tangki dan menggunakannya untuk mendistribusikan air ke sejumlah wilayah terdampak.

“Mas Giarto punya mobil tangki sendiri yang jalan ke Pati, Rembang, Lasem. Itu inisiatif dari masing-masing anggota,” jelasnya.

Menurut Abdul Hamid, pola bantuan tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan berbagai pihak ketika masyarakat menghadapi persoalan ketersediaan air.

Rekayasa Cuaca Perlu Dikaji

Di tengah kondisi kekeringan tersebut, muncul wacana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan rekayasa cuaca untuk membantu meningkatkan curah hujan di sejumlah wilayah.

Abdul Hamid mengatakan dirinya belum mengetahui secara rinci teknis pelaksanaan maupun besaran anggaran yang diperlukan.

Ia mengatakan rekayasa cuaca dapat dipertimbangkan apabila hasil penelitian menunjukkan program tersebut efektif.

“Kalau memang efektif, penelitian dan risetnya itu sudah jelas, kenapa tidak?” katanya.

Namun, ia mengingatkan agar pemerintah terlebih dahulu mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Menurutnya, efektivitas rekayasa cuaca perlu dibandingkan dengan langkah lain yang sudah dilakukan, seperti distribusi air bersih.

“Efektif dan efisiennya kita hitung. Dari air bersih, dari rekayasa cuaca itu seberapa besar efektifnya,” ujarnya.

Antisipasi Kekeringan Perlu Diperkuat

Abdul Hamid menilai kondisi cuaca yang belum menentu membuat langkah antisipasi harus dipersiapkan sejak awal.

Pemerintah, legislatif, relawan dan masyarakat dinilai dapat mengambil peran masing-masing untuk mengurangi dampak kekeringan.

Terutama bagi pesantren dan fasilitas masyarakat lainnya yang berada di kawasan rawan kekurangan air, bantuan perlu disiapkan sebelum kondisi semakin sulit.

“Prediksi cuaca hari ini belum menentu, minimal mempersiapkan langkah-langkah antisipasi,” katanya.

Dengan demikian, menurut Abdul Hamid, pemenuhan kebutuhan air bersih tetap menjadi langkah penting sembari pemerintah mengkaji berbagai opsi penanganan kekeringan, termasuk kemungkinan rekayasa cuaca.

Tags: AirkekeringanPesantrenPkbPondok Pesantrenwudu
Muso

Muso

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya