• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

ESB Ajak Pebisnis Kuliner Semarang Jaga Cita Rasa dan Margin Bisnis

Rina by Rina
12 September 2026
in Bisnis
0
ESB Ajak Pebisnis Kuliner Semarang Jaga Cita Rasa dan Margin Bisnis
PT Esensi Solusi Buana (ESB) saat menggelar Kopdar Racik Bisnis F&B bersama komunitas Tangan Di Atas (TDA) Semarang.

PT Esensi Solusi Buana (ESB) saat menggelar Kopdar Racik Bisnis F&B bersama komunitas Tangan Di Atas (TDA) Semarang.

0
SHARES
31
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Bisnis kuliner di Kota Semarang terus tumbuh di tengah tantangan kenaikan harga bahan baku. Di sisi lain, pelaku usaha dituntut tetap mempertahankan cita rasa khas yang lahir dari akulturasi berbagai budaya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian PT Esensi Solusi Buana (ESB) saat menggelar Kopdar Racik Bisnis F&B bersama komunitas Tangan Di Atas (TDA) Semarang.

Mengusung tema “Meramu Strategi Tepat, Bisnis Kuliner Semakin Kuat”, kegiatan tersebut mempertemukan para pemilik dan pengelola bisnis kuliner untuk membahas strategi menjaga operasional sekaligus profitabilitas usaha.

Co-Founder dan CEO ESB, Gunawan, mengatakan karakter kuliner Semarang tidak bisa dilepaskan dari keberagaman budaya yang berkembang di kota tersebut.

Menurutnya, akulturasi budaya Jawa, Tionghoa, Arab hingga kolonial telah melahirkan beragam kuliner khas yang menjadi kekuatan ekonomi sekaligus identitas Semarang.

“Semarang punya toleransi yang sudah mendarah daging, dan itu ikut membentuk bisnis kuliner di sini terus tumbuh menawarkan aneka cita rasa bagi para pecinta kuliner,” kata Gunawan.

Ia mencontohkan, pemetaan merchant yang dilakukan ESB menemukan bisnis kuliner dengan segmen berbeda, termasuk usaha dengan produk nonhalal dan halal, dapat berdampingan di satu kawasan.

Fenomena tersebut, kata dia, menunjukkan bagaimana keberagaman telah menjadi bagian dari ekosistem kuliner Semarang.

Pertumbuhan bisnis kuliner Semarang juga tercermin dalam data ekonomi daerah.Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat sektor penyediaan akomodasi dan makan minum pada triwulan II 2026 tumbuh 12,80 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah secara keseluruhan yang mencapai 5,71 persen maupun pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Data internal ESB juga menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, merchant F&B pengguna ESB di Semarang mencatat pertumbuhan same-store sebesar 8,3 persen dari sisi transaksi dan 6,6 persen dari sisi omzet.

Artinya, pertumbuhan tersebut berasal dari outlet yang sama, bukan semata-mata akibat bertambahnya jumlah merchant.Sebanyak 75,4 persen transaksi juga tercatat dilakukan secara non-tunai.

Sementara itu, pukul 19.00 menjadi waktu paling ramai konsumen melakukan transaksi makanan dan minuman.

“Transaksi tumbuh, tapi yang membuat kami senang itu tumbuhnya di toko-toko yang sama, bukan hanya karena ada merchant baru yang bergabung. Artinya, pelanggan benar-benar datang kembali,” ujar Gunawan.

Meski menunjukkan pertumbuhan, pelaku usaha F&B tetap menghadapi tekanan biaya. BPS Jawa Tengah mencatat kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi salah satu penyumbang utama inflasi bulanan pada Agustus 2026 dengan andil 0,28 persen.

Kenaikan sejumlah komoditas seperti daging ayam ras, cabai rawit, dan buncis turut memberikan tekanan terhadap biaya operasional bisnis kuliner.

Di tengah kondisi tersebut, pelaku usaha dituntut mampu menjaga harga jual tanpa mengorbankan kualitas maupun keuntungan.

Lead Strategist F&B Operations sekaligus Co-Founder dan Managing Partner GASTRO F&B Consulting, Thomas Pangaribuan, menilai efisiensi internal menjadi kunci bagi bisnis kuliner untuk bertahan.

“Agar bisnis bisa scale up dan relevan di tengah dinamika biaya bahan baku, para pebisnis kuliner tidak boleh hanya mengandalkan cita rasa,” kata Thomas.

Ia menilai pengendalian Cost of Goods Sold (COGS), standardisasi resep, pengurangan food waste, hingga efisiensi rantai pasok dapur harus menjadi perhatian utama.

Hal senada disampaikan Co-founder dan COO Sorak Sorai, Panama Canteen dan Babakopitiam, Tadeo Christoga.

Menurut Tadeo, perubahan harga dan tren kuliner yang cepat membuat pelaku usaha harus mampu membaca data operasional secara tepat.

“Ketika kita tahu angka HPP dan pergerakan stok secara real-time, kita bisa mengambil keputusan promosi yang tepat tanpa harus merusak margin,” ujarnya.

Melalui Kopdar Racik Bisnis F&B, ESB juga memperkenalkan sejumlah solusi teknologi untuk membantu pelaku usaha mengelola bisnis secara lebih efisien.

ESB POS memungkinkan pemilik usaha memantau transaksi, stok bahan baku dan perhitungan HPP secara real-time.

Kemudian ESB Order membantu proses pemesanan dan pembayaran melalui kode QR, baik untuk layanan dine-in maupun takeaway.

Sementara ESB Core atau ERP memberikan visibilitas terhadap stok dan inventaris untuk membantu menekan pemborosan bahan baku serta mendeteksi potensi erosi margin.

ESB juga memperkenalkan ESB OLIN, asisten bisnis berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menganalisis data transaksi untuk memberikan rekomendasi promosi dan memprediksi kebutuhan stok.

Kopdar di Semarang tersebut menjadi bagian dari roadshow ESB yang digelar di sejumlah kota di Indonesia sepanjang 2026. Gunawan mengatakan teknologi pada akhirnya bukan untuk menggantikan karakter bisnis kuliner lokal, tetapi membantu pelaku usaha menjaga konsistensi dan efisiensi.

“Pada akhirnya, bisnis kuliner itu soal konsistensi, konsisten rasanya, konsisten juga untungnya,” katanya.

“Kalau dapur tahu persis stoknya dan kasir tahu persis angkanya, pemilik usaha jadi bisa fokus ke hal yang bikin Semarang istimewa: racikan bumbu dan resep yang diwariskan turun-temurun. Itu yang kami mau bantu jaga lewat ESB,” pungkasnya. (Rin)

ESB Ajak Pengusaha Kuliner Semarang Jaga Cita Rasa dan Margin Bisnis

Rina

Rina

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya