• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Menakar Peluang KH Ubaidullah Shadaqah Pimpin PBNU untuk Kuatkan Mustasyar dan Kembalikan Marwah NU

Muso by Muso
22 Mei 2026
in News
0
Menakar Peluang KH Ubaidullah Shadaqah Pimpin PBNU untuk Kuatkan Mustasyar dan Kembalikan Marwah NU
0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Ubadullah Shadaqah disebut-sebut layak diajukan sebagai Rais Aam PBNU.

Hal itu diungkap oleh Dr M Kholidul Adib yang menegaskan potensi besar Mbah Ubaid dalam mereformasi PBNU melalhi jabatan tertinggi dalam struktur kepemimpinan Syuriah di tubuh organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Dr. M. Kholidul Adib, pengamat politik dari UIN Walisongo Semarang yang juga Kader Muda NU dan Sekretaris Yayasan Ki Ageng Pandanaran Semarang, mengatakan bahwa Menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pertengahan 2026, nama KH Ubaidullah Shadaqah mulai ramai diperbincangkan di ruang-ruang diskusi warga nahdliyin.

“Di tengah dinamika internal PBNU pasca kisruh elite akhir tahun lalu, banyak pihak menilai NU membutuhkan figur yang tidak hanya alim dalam ilmu agama, tetapi juga matang dalam kepemimpinan moral dan sosial,” ungkap Adib, Jum’at (20/2/2026).

“KH Ubaidullah Shadaqah dinilai memenuhi kriteria itu baik dari sisi keilmuan, garis keturunan, maupun keberpihakan terhadap umat,” tandas Adib.

Menurut Adib, Muktamar ke-35 bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, melainkan momentum refleksi dan konsolidasi moral organisasi.

“Belajar dari prahara elite PBNU akhir tahun lalu, ketika terjadi sengketa antara Rais Aam dan Ketua Umum PBNU yang nyaris buntu, kita menyadari pentingnya memperkuat peran lembaga Mustasyar,” ujarnya

Menguatkan Mustasyar, Mengembalikan Marwah

Menurut Adib, penataan kembali Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) perlu dilakukan untuk memperkuat peran Mustasyar.

Lembaga ini selama ini diisi para ulama sepuh yang terpilih dalam Muktamar sebagai anggota Ahlul Hall wal Aqdi (AHWA), forum yang memiliki otoritas memilih Rais Aam.

Dalam praktiknya, anggota AHWA yang terpilih kemudian masuk dalam jajaran Mustasyar. Dari sinilah peran strategis Mustasyar menjadi penting, terutama dalam meredam konflik internal dan menjaga keseimbangan antara Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Kisruh elite PBNU yang dipicu persoalan pengelolaan tambang beberapa waktu lalu, kata Adib, menjadi pelajaran mahal. Warga NU merasa prihatin, bahkan malu.

Namun di sisi lain, muncul keberanian dari akar rumput untuk melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan nasional NU.

“Ini tanda kedewasaan warga nahdliyin. Mereka tidak lagi pasif, tetapi aktif memikirkan masa depan organisasi,” tegasnya.

Mencari Figur Pemersatu

Di Jawa Tengah, diskusi tentang siapa yang layak diajukan sebagai kandidat Rais Aam dan Ketua Umum PBNU mulai mengemuka. Sejumlah tokoh dipertimbangkan, namun nama KH Ubaidullah Shadaqah mencuat sebagai figur yang relatif diterima berbagai kalangan.

Dorongan itu salah satunya datang dari KH Abdul Basith, Pengasuh Pesantren Al-Ma’wa Ngaliyan Semarang sekaligus Wakil Katib Syuriah PWNU Jawa Tengah.

Alumni Pesantren Futuhiyyah Mranggen dan lulusan Universitas Al-Azhar Mesir itu secara terbuka menyodorkan nama KH Ubaidullah Shadaqah sebagai kandidat Rais Aam PBNU.

Menurut KH Abdul Basith, KH Ubaidullah Shadaqah memiliki penguasaan kitab kuning yang kuat, pemahaman mendalam terhadap tradisi keilmuan pesantren, serta kepedulian sosial yang nyata.

Ia dikenal dekat dengan warga NU yang mayoritas hidup di pedesaan petani, nelayan, buruh, dan pekerja kasar.

Ulama yang Membumi dan Peduli Lingkungan

Tak hanya dikenal sebagai ahli agama, KH Ubaidullah Shadaqah juga aktif menyuarakan isu lingkungan hidup.

Di wilayah pesisir pantura Jawa Tengah, ia terlibat dalam advokasi terkait musibah abrasi pantai yang mengancam kehidupan masyarakat pesisir.

Ia bahkan memberikan dukungan moral dan advokasi kepada aktivis lingkungan yang menghadapi persoalan hukum.

Bagi Adib, kepedulian terhadap isu lingkungan menunjukkan keluasan visi keulamaan KH Ubaidullah.

“Beliau tidak hanya berbicara soal fiqih ibadah, tetapi juga fiqih sosial dan fiqih lingkungan. Ini penting dalam konteks NU hari ini yang menghadapi tantangan global,” jelasnya.

Jejak Keluarga dan Darah Pejuang

KH Ubaidullah Shadaqah lahir dan besar di lingkungan ulama dan pesantren. Ayahnya, KH Shodaqoh Hasan, pernah menjabat sebagai Rais Syuriah PCNU Kota Semarang pada periode 1979–1982.

Dari garis keturunan, sejumlah dokumen menyebut ia masih memiliki nasab yang tersambung kepada Sunan Kalijaga dan Sunan Pandanaran.

Warisan darah pejuang itu, menurut banyak kalangan, tercermin dalam keberpihakannya yang kuat terhadap umat kecil. Ia dikenal sederhana, tidak berjarak dengan jamaah, dan konsisten menjaga tradisi ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyah.

“Dari sisi keluarga, keilmuan, dan keberpihakan kepada nasib umat, KH Ubaidullah Shadaqah adalah sosok yang tidak diragukan lagi,” tegas Adib.

Momentum Sejarah Muktamar ke-35

Muktamar NU ke-35 pertengahan 2026 diprediksi menjadi ajang kontestasi ide dan visi besar NU ke depan. Bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi juga menentukan arah organisasi di tengah tantangan modernitas, politik nasional, dan dinamika ekonomi.

Peristiwa kisruh elite sebelumnya menjadi pengingat bahwa NU membutuhkan figur Rais Aam yang mampu menjadi penjaga moral, penyeimbang kekuasaan, sekaligus pemersatu.

Dalam konteks itulah, nama KH Ubaidullah Shadaqah dinilai relevan. Figur ulama pesantren yang membumi, berilmu, memiliki legitimasi genealogis, serta sensitif terhadap persoalan sosial dan lingkungan.

Apakah Muktamar ke-35 akan menjadi panggung bagi kebangkitan figur dari Jawa Tengah ini? Waktu yang akan menjawab.

Namun satu hal pasti, diskursus tentang kepemimpinan NU telah bergerak dan nama KH Ubaidullah Shadaqah kini berada di pusaran harapan warga nahdliyin yang mendambakan kepemimpinan yang teduh, alim, dan berpihak pada umat.

Muso

Muso

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya