• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

MTQ Nasional XXXI di Semarang Bukan Sekadar Lomba, Dugderan hingga Rebana Ikut Meriahkan

setiawan by setiawan
10 September 2026
in Semarang
0
MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang tidak hanya menghadirkan perlombaan Al-Qur’an, tetapi juga rangkaian seni, budaya, literasi, Mini Dugderan, festival kaligrafi hingga Lomba Rebana Tingkat Nasional.
MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang tidak hanya menghadirkan perlombaan Al-Qur’an, tetapi juga rangkaian seni, budaya, literasi, Mini Dugderan, festival kaligrafi hingga Lomba Rebana Tingkat Nasional.

MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang tidak hanya menghadirkan perlombaan Al-Qur’an, tetapi juga rangkaian seni, budaya, literasi, Mini Dugderan, festival kaligrafi hingga Lomba Rebana Tingkat Nasional.

0
SHARES
3
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Kota Semarang tak ingin penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 hanya berlangsung sebagai ajang perlombaan. Pemerintah Kota Semarang menyiapkan berbagai pertunjukan seni, budaya, literasi, dan kegiatan bernuansa Islami untuk menyambut kafilah serta tamu dari seluruh Indonesia.

MTQ Nasional XXXI dijadwalkan berlangsung pada 12–19 September 2026. Sebagai tuan rumah, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti ingin momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan kekayaan budaya dan karakter Kota Semarang.

“MTQ Nasional bukan hanya tentang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an. Ini adalah momentum perjumpaan. Kita mempertemukan nilai-nilai keislaman dengan kekayaan budaya lokal,” ujar Agustina usai menghadiri Residensi Silang Rimbaud, Kamis (10/9).

Menurutnya, para kafilah dan tamu yang datang diharapkan tidak hanya mengikuti rangkaian kompetisi, tetapi juga dapat mengenal tradisi, kesenian, kuliner, dan keberagaman masyarakat Kota Semarang.

Semarang Perkuat Dukungan Program Nasional, MBG, Sekolah Rakyat hingga KKMP Jadi Sorotan

Nostalgia Mini Dugderan Hadir di Alun-Alun Kauman

Salah satu agenda utama yang disiapkan adalah Nostalgia Mini Dugderan di kawasan Alun-Alun Masjid Agung Kauman pada 13–18 September 2026.

Kegiatan tersebut akan menghadirkan suasana pasar rakyat yang terinspirasi dari tradisi Dugderan menjelang Ramadan. Pengunjung dapat menikmati berbagai kuliner khas, seperti kue putu dan martabak, sekaligus melihat aneka permainan dan mainan tradisional, termasuk gerabah dan kapal othok-othok.

Pemkot Semarang menjadikan tradisi tersebut sebagai salah satu pintu masuk untuk memperkenalkan budaya lokal kepada para tamu MTQ Nasional.

Kirab Mini Dugderan Tampilkan Wajah Multikultural Semarang

Nuansa budaya akan semakin terasa melalui Kirab Budaya Mini Dugderan yang dijadwalkan berlangsung Jumat (18/9).

Prosesi akan diawali dengan pembacaan Suhuf Halaqah dan pemukulan bedug, kemudian dilanjutkan pembagian roti Ganjel Rel kepada masyarakat.

Kirab tersebut juga melibatkan berbagai unsur masyarakat dengan latar belakang budaya dan agama yang beragam. Barisan Pecinan, Barisan Koja, Barongsai Semarangan hingga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) akan turut ambil bagian.

“Kota Semarang punya Dugderan, punya kekayaan seni dan budaya yang sangat beragam. Ini yang ingin kita tampilkan. Kita menyambut saudara-saudara dari seluruh Indonesia dengan budaya kita, tetapi tetap dalam semangat persaudaraan dan nilai-nilai keislaman,” kata Agustina.

Seni dan Literasi Jadi Bagian dari MTQ Nasional

Selain Dugderan, Pemkot Semarang juga menyiapkan berbagai kegiatan yang memberi ruang bagi seni, literasi dan kreativitas masyarakat.

Rangkaian tersebut antara lain Pameran Kaligrafi Internasional, Festival Kaligrafi, Lomba Cerpen, Lomba Mewarnai, Lomba Bacaan Surat Pendek, kegiatan musik anak-anak serta berbagai pertunjukan seni.

Keterlibatan pelajar, seniman, komunitas dan masyarakat menjadi bagian dari strategi agar suasana MTQ Nasional tidak hanya dirasakan oleh peserta dan tamu undangan.

“MTQ harus menjadi milik bersama. Anak-anak, pelajar, seniman, komunitas, masyarakat, dan para kafilah dari berbagai daerah semuanya harus bisa merasakan semangat MTQ,” ujar Agustina.

Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat hadir di tengah masyarakat melalui berbagai bentuk kegiatan, mulai kompetisi, seni, literasi hingga kreativitas.

Lomba Rebana Nasional Digelar di TBRS

Seni Islami juga mendapat ruang melalui Lomba Rebana Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 16–17 September 2026 di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS).

Agustina mengatakan rebana memiliki hubungan erat dengan tradisi masyarakat Muslim di Indonesia. Karena itu, lomba tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antarkelompok seni dari berbagai daerah.

“Rebana adalah bagian dari tradisi keislaman yang tumbuh kuat di tengah masyarakat. Melalui Lomba Rebana Tingkat Nasional, kita ingin memberikan ruang bagi seni Islami untuk berkembang sekaligus mempertemukan kelompok-kelompok dari berbagai daerah,” ungkapnya.

MTQ Nasional Jadi Momentum Kenalkan Semarang

Beragam agenda tersebut menjadi bagian dari strategi Kota Semarang dalam menyambut kafilah dan tamu MTQ Nasional XXXI. Tradisi lokal, seni Islami, literasi dan kreativitas masyarakat dikemas dalam rangkaian kegiatan yang tersebar di sejumlah ruang kota.

Bagi Pemkot Semarang, momentum MTQ Nasional tidak hanya tentang menjadi tuan rumah perlombaan keagamaan. Perhelatan tersebut juga menjadi kesempatan memperlihatkan Semarang sebagai kota yang memiliki kekayaan tradisi, keberagaman budaya dan kehidupan masyarakat yang terbuka.

Agustina mengajak masyarakat ikut meramaikan seluruh rangkaian kegiatan bersama para kafilah dan tamu dari berbagai daerah.

“Kami ingin MTQ Nasional XXXI meninggalkan kesan yang baik. Semarang adalah kota yang religius, terbuka, kaya budaya, kreatif, dan ramah kepada siapa pun. Monggo, sedulur-sedulur dari seluruh Indonesia datang ke Semarang,” pungkasnya.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Erupsi Gunung Anak Krakatau belum berdampak langsung ke Kota Semarang. Abu vulkanis hingga kini dipastikan belum terdeteksi memasuki wilayah Ibu Kota Jawa Tengah. Meski begitu, masyarakat diminta tidak lengah. Dinas Kesehatan Kota Semarang mengingatkan abu vulkanis mengandung sejumlah material yang berpotensi mengganggu kesehatan, seperti silika, besi, aluminium hingga partikel kaca. Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang M Abdul Hakam mengatakan, paparan abu vulkanis dapat memicu iritasi pada saluran pernapasan. Jika terjadi berulang, kondisi tersebut berisiko menyebabkan ISPA hingga pneumonia. “Ketika itu masuk dihirup melalui hidung ataupun mulut, itu pasti akan membuat iritasi di saluran napas,” ujar Hakam, Selasa (8/9/2026). Hakam mengimbau warga menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah, terutama jika abu vulkanis mulai terdeteksi di Semarang. Untuk sementara, arah angin disebut membawa material erupsi ke barat daya menuju Samudra Hindia. Kondisi PM2,5 di Kota Semarang juga disebut belum menunjukkan perubahan signifikan setelah erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat (4/9/2026). #folkstime #semarang #krakatau #jateng #viral

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Agustina Wilujengbudaya SemarangDugderankaligrafiLomba RebanaMini DugderanMTQ Nasional 2026MTQ Nasional XXXIMTQ Semarangsemarangseni Islami
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya