• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

NU Peduli Jateng Gelar Rakor untuk Perkuat Sinergi Kemanusiaan se-Pekalongan Raya

Muso by Muso
22 Mei 2026
in News
0
NU Peduli Jateng Gelar Rakor untuk Perkuat Sinergi Kemanusiaan se-Pekalongan Raya
0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID — NU Peduli Kemanusiaan PWNU Jawa Tengah terus memperkuat kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan. Upaya itu diwujudkan melalui rapat koordinasi (Rakor) Kemanusiaan se-Zona Pekalongan Raya yang digelar di Lasnur Convention Hall, Jalan Ahmad Yani, Slawi, Kabupaten Tegal, Ahad (15/2/2026).

Rakor tersebut dihadiri unsur Tanfidziyah PCNU se-Pekalongan Raya, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim (LPBI), Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), serta Lembaga Pendidikan Ma’arif NU (LP Ma’arif) di tingkat cabang. Kehadiran lintas lembaga ini menjadi bukti keseriusan NU dalam membangun sistem kemanusiaan yang terkoordinasi dan berkelanjutan.

Ketua NU Peduli Jawa Tengah, Muchammad Pudji Wibowo, menjelaskan bahwa rakor ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas bencana di kawasan Pekalongan Raya yang kerap terdampak banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya.

“NU Peduli sebagai gerakan kemanusiaan Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab moral dan struktural untuk memastikan setiap respons kebencanaan berjalan cepat, tepat, terkoordinasi, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Pudji.

Ia menyampaikan, rakor tingkat zona ini merupakan yang pertama kali digelar. Forum ini menjadi langkah awal untuk membangun kesamaan visi dan pola kerja antar lembaga NU dalam menghadapi kondisi darurat. Setelah Idulfitri 2026, kegiatan serupa direncanakan berlanjut di zona-zona lainnya.

“Oleh karena itu, kita memerlukan forum koordinasi seperti ini agar dapat memetakan potensi serta risiko bencana di masing-masing kabupaten dan kota di Zona Pekalongan Raya,” lanjutnya.

Tiga Agenda Utama

Pudji merinci, terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan.

Pertama, menyepakati standar operasional NU Peduli di tingkat cabang agar setiap langkah penanganan bencana memiliki rujukan yang sama.

Kedua, menyinkronkan program-program tanggap darurat yang selama ini dijalankan oleh masing-masing lembaga agar tidak tumpang tindih.

Ketiga, menyeragamkan sistem pelaporan kegiatan dan keuangan, sekaligus memperkuat manajemen media agar kerja-kerja kemanusiaan NU dapat diketahui masyarakat luas.

“Selama ini kita banyak bekerja di lapangan, tetapi tidak semuanya terdokumentasi dan tersampaikan ke publik. Padahal, ini penting untuk membangun kepercayaan dan memperkuat gerakan,” ungkapnya.

Peran Vital Lembaga

Menurut Pudji, LPBI, LAZISNU, dan LP Ma’arif memiliki peran strategis dalam sistem ketanggapsiagaan NU. LPBI menjadi tulang punggung kerelawanan dan respons kebencanaan. LAZISNU berperan dalam penggalangan dan pengelolaan donasi umat. Sementara LP Ma’arif memiliki tingkat kerentanan tinggi karena banyak lembaga pendidikan berada di wilayah rawan bencana.

“Ketiga unsur ini harus berjalan dalam satu irama. Karena jika terjadi bencana, dampaknya bukan hanya pada masyarakat, tetapi juga pada lembaga pendidikan, ekonomi warga, dan kehidupan sosial,” jelasnya.

Menuju Sistem Terpadu

Sebagai tindak lanjut, sinergi antar lembaga akan dirumuskan melalui forum rembug bersama di masing-masing zona. Dari sana akan disusun peta kerawanan bencana, potensi sumber daya, serta langkah-langkah penanganan mulai dari fase tanggap darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi.

Ia menegaskan, target akhir dari rakor ini adalah terwujudnya standar operasional baku yang menjadi pedoman seluruh PCNU di Zona Pekalongan Raya.

“Harapannya, tidak ada lagi lembaga atau badan otonom yang bergerak sendiri-sendiri tanpa koordinasi. Warga NU sangat besar. Akan menjadi ironi jika saat bencana justru berjalan terpisah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua LAZISNU PWNU Jawa Tengah, Muhammad Mahsun, menuturkan bahwa luasnya wilayah Jawa Tengah mendorong perlunya sistem zonasi berbasis eks-karesidenan. Zona Pekalongan Raya menjadi pilot project pertama.

“Kebetulan di beberapa daerah zona ini sedang terjadi bencana, sehingga perlu koordinasi yang lebih serius agar layanan kemanusiaan bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Mahsun menekankan pentingnya pemetaan sejak pra-bencana, baik bencana alam, non-alam seperti wabah penyakit, maupun bencana kemanusiaan.

“NU ini besar. Di satu sisi bisa menjadi korban, tapi di sisi lain juga menjadi penolong. Karena itu kesiapan dari pra-bencana, tanggap darurat, hingga pascabencana harus terintegrasi,” jelasnya.

Ia berharap, jika satu zona sudah solid dan siap, maka dapat menjadi kekuatan besar dalam membantu kemanusiaan di wilayah lain.

Muso

Muso

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

4 Oktober 2026

Recent News

Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya