FOLKSTIME.ID – PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Senin (28/9/2026).
MoU tersebut ditandatangani Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang M. Aries Aviani Nugroho bersama Rektor UIN Salatiga Prof. Dr. Zakiyuddin, Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri.
Sejumlah bidang menjadi ruang kolaborasi, mulai dari pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, literasi keuangan, ekonomi dan investasi, hingga peningkatan kapasitas mahasiswa.
Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus mendapatkan pengalaman praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang M. Aries Aviani Nugroho mengatakan, kolaborasi dengan UIN Salatiga merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung pengembangan generasi muda.
Menurut Aries, MoU tersebut tidak boleh berhenti sebagai dokumen kerja sama, tetapi harus dilanjutkan dengan berbagai program yang memberikan manfaat nyata.
“Kami berharap sinergi ini dapat meningkatkan literasi keuangan, memperkuat kompetensi SDM, sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia industri secara lebih dekat,” kata Aries.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi Pegadaian dan UIN Salatiga untuk mengembangkan berbagai kegiatan secara berkelanjutan.
Program yang dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga sivitas akademika dan masyarakat.
UIN Salatiga Dorong Kemandirian Finansial Mahasiswa
Rektor UIN Salatiga Prof. Dr. Zakiyuddin mengatakan, kerja sama dengan Pegadaian menjadi peluang untuk memperluas wawasan mahasiswa, terutama dalam memahami ekonomi dan pengelolaan keuangan.
Menurutnya, perkembangan dunia kerja menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya menguasai kemampuan akademik.
Mahasiswa juga perlu memiliki keterampilan praktis, pengalaman, serta pemahaman mengenai dinamika industri.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi penting untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki wawasan, keterampilan, dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Zakiyuddin.
Kerja sama dengan Pegadaian juga diharapkan dapat membantu mendorong terbentuknya generasi yang memiliki pemahaman ekonomi dan keuangan yang lebih baik.
Literasi keuangan menjadi salah satu bekal penting agar mahasiswa mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijak sekaligus membangun kemandirian finansial.
Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi
UIN Salatiga menempatkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian utama dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Karena itu, kerja sama dengan Pegadaian diharapkan dapat dikembangkan tidak hanya dalam bidang pembelajaran, tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Sinergi dunia pendidikan dan industri tersebut menjadi ruang untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan praktis di lapangan.
Melalui kerja sama ini, Pegadaian Kanwil XI Semarang juga membuka peluang pengembangan program berkelanjutan dan kegiatan pengabdian masyarakat yang dapat memberikan dampak bagi kampus maupun masyarakat di Salatiga.
Dengan adanya MoU tersebut, Pegadaian dan UIN Salatiga berharap hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat berkembang menjadi berbagai program nyata yang memperkuat kompetensi mahasiswa, meningkatkan literasi keuangan, serta mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri. (Ril













