• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Semarang Siaga Kemarau, Agustina Kerahkan 900 Ribu Liter Air Bersih untuk Cegah Krisis di Wilayah Rawan

setiawan by setiawan
26 Juli 2026
in Semarang
0
Pemerintah Kota Semarang menyiagakan 900 ribu liter air bersih untuk menghadapi musim kemarau dan potensi krisis air.
Pemerintah Kota Semarang menyiagakan 900 ribu liter air bersih untuk menghadapi musim kemarau dan potensi krisis air.

Pemerintah Kota Semarang menyiagakan 900 ribu liter air bersih untuk menghadapi musim kemarau dan potensi krisis air.

0
SHARES
1
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyiagakan sebanyak 900 ribu liter air bersih untuk mengantisipasi dampak kekeringan dan krisis air bersih selama musim kemarau. Selain memastikan kesiapan distribusi air bersih, Pemkot juga memperkuat pengamanan saluran irigasi guna menjaga pasokan air bagi masyarakat dan sektor pertanian.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan terjadi selama musim kemarau. Upaya tersebut dilakukan mulai dari pengamanan sumber air, distribusi bantuan air bersih, hingga pemeliharaan jaringan irigasi.

Menurut hasil pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, terdapat sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan, yakni Kecamatan Tembalang meliputi Kelurahan Rowosari dan Mangunharjo, Kecamatan Banyumanik di Kelurahan Jabungan, Kecamatan Gunungpati di Kelurahan Cepoko, Kecamatan Ngaliyan di Kelurahan Wonosari, serta Kecamatan Genuk yang masuk dalam pemantauan khusus.

“Mayoritas wilayah rawan ini berada di area perbukitan yang minim sumber mata air serta belum sepenuhnya terjangkau jaringan PDAM. Pemkot Semarang melalui BPBD telah menyiagakan cadangan logistik air bersih sebanyak 900.000 liter yang diproyeksikan aman hingga akhir tahun,” ujar Agustina, Sabtu (25/7).

BPBD Siapkan Distribusi Air Bersih ke Wilayah Rawan

Sebagai langkah cepat penanganan, BPBD Kota Semarang telah menyiagakan armada truk tangki berkapasitas 5.000 liter untuk mendistribusikan air bersih secara bertahap ke wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan.

Hingga saat ini, sebanyak 48 ribu liter air bersih atau setara delapan truk tangki telah disalurkan ke sejumlah lokasi, di antaranya Kelurahan Kalipancur, Perumahan Permata Tembalang, Griya Permata Permai, Perumahan Lestari Indah, Kelurahan Bulusan, serta Kantor BPBD Kota Semarang.

Agustina menegaskan koordinasi antara BPBD, PDAM dan pemerintah wilayah terus diperkuat agar kebutuhan air masyarakat dapat dipenuhi secara cepat.

“Kami memastikan sinergi lintas sektor antara BPBD, PDAM, hingga jajaran kewilayahan berjalan responsif. Jika ada wilayah yang mulai mengalami keterbatasan air, warga dapat melapor melalui pengurus RT/RW agar pengiriman bantuan armada tangki bisa segera kami jadwalkan,” tegasnya.

Hampir Sejuta Penumpang Kereta di Daop 4 Semarang Beralih ke Face Recognition Boarding, Transformasi Digital KAI Kian Dipercaya Pelanggan

DPU Jaga Bendung dan Saluran Irigasi

Selain memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Pemkot Semarang juga memprioritaskan ketersediaan air bagi sektor pertanian. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang terus melakukan pemeliharaan bendung, saluran irigasi, dan sumber-sumber air agar pasokan tetap stabil selama musim kemarau.

Pasokan air irigasi di Kota Semarang masih berasal dari bendung sungai dan sejumlah sendang yang tersebar di berbagai wilayah. Pemeliharaan dilakukan dengan membersihkan saluran dari sampah, endapan tanah, serta memperbaiki potensi kebocoran agar aliran air tetap lancar.

“Menghadapi musim kemarau ini pasokan air irigasi masih aman. Saat ini yang dilakukan DPU Kota Semarang untuk menjamin amannya pasokan adalah menjaga bendung dan saluran irigasi dari kebocoran, sampah, serta endapan tanah sehingga aliran berjalan lancar,” jelas Agustina.

Ia menambahkan, sistem irigasi di Kota Semarang lebih banyak mengandalkan bendung dibandingkan embung. Sementara itu, puluhan sendang yang berada di kawasan perbukitan masih mengalir normal dan dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai sumber air selama musim kemarau.

Warga Diimbau Menghemat Penggunaan Air

Mengacu pada prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi Hari Tanpa Hujan (HTH), masyarakat diminta mulai menggunakan air secara bijaksana agar cadangan air tetap terjaga hingga musim hujan tiba.

“Karena ada potensi Hari Tanpa Hujan (HTH) dari perkiraan BMKG, saya harap seluruh masyarakat Kota Semarang untuk tetap menggunakan air secara bijak dan efisien,” pungkas Agustina.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME – Presiden Prabowo Subianto menyebut masih ada kelompok yang berperan sebagai “londo ireng” modern, yakni istilah yang pada masa kolonial merujuk pada pribumi yang bekerja untuk kepentingan penjajah Belanda. Pernyataan itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center, Kamis (23/7/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menyebut kelompok tersebut kini mengenakan “pakaian baru” sebagai wartawan, jurnalis, pengamat, ekonom, hingga LSM yang dinilainya lebih mengabdi pada kepentingan asing daripada kepentingan nasional. Ia juga mempertanyakan sumber pendanaan mereka, termasuk pihak yang membayar gaji, listrik, hingga telepon seluler. Prabowo turut menyinggung media yang menurutnya lebih sering mengangkat pemberitaan negatif, seperti menyoroti satu sekolah rusak, meski pemerintah mengklaim telah memperbaiki puluhan ribu sekolah lainnya. Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintah tidak antikritik dan tetap menghormati demokrasi. Pernyataan tersebut memicu beragam respons. Politikus PDIP Guntur Romli menilai penggunaan istilah tersebut berpotensi mengganggu iklim demokrasi karena kritik publik dapat dipersepsikan sebagai bentuk pengkhianatan. Sementara itu, Amnesty International mengingatkan narasi “antek asing” berisiko menjadi bentuk pembungkaman terhadap kritik yang disampaikan masyarakat sipil. Sumber Video : Youtube PKB #folkstime #prabowo #presiden #jurnalis #viral

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Agustina Wilujengair bersihBPBD Semarangkekeringan Semarangmusim kemarauPemkot Semarang
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya