• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Peringati Hari Aksara, Merawat Jati Diri: Semarang Padukan Literasi Jawa dan Harmoni MTQ

Muso by Muso
8 September 2026
in News
0
Peringati Hari Aksara, Merawat Jati Diri: Semarang Padukan Literasi Jawa dan Harmoni MTQ
Peringati Hari Aksara, Merawat Jati Diri: Semarang Padukan Literasi Jawa dan Harmoni MTQ
0
SHARES
1
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Semangat melestarikan budaya daerah kembali digaungkan Pemerintah Kota Semarang melalui peringatan Hari Aksara Internasional 2026.

Mengusung tema “Menghidupkan Kembali Aksara Daerah dalam Harmoni MTQ”, kegiatan ini memadukan gerakan literasi, pelestarian aksara Jawa, seni tradisi, dan nuansa religius dalam suasana Semarang sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI.

Kegiatan yang digelar Selasa (8/9/2026) di halaman Kantor Bersama Kecamatan Banyumanik, Jalan Prof Soedarto Nomor 116, Sumurboto, tersebut melibatkan sekitar 320 siswa sekolah dasar dari enam sekolah di kawasan Banyumanik dan Tembalang.Peringatan Hari Aksara tahun ini dirancang tidak sekadar sebagai kegiatan seremonial.

Pemkot Semarang menjadikannya sebagai ruang pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal kembali aksara dan bahasa Jawa sekaligus membangun ekosistem literasi yang melibatkan pemerintah, sekolah, akademisi, komunitas, hingga pegiat literasi.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan momentum Hari Aksara tahun ini terasa istimewa karena berlangsung bersamaan dengan Semarang menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXI.

Menurut Agustina, MTQ dan Hari Aksara memiliki irisan yang kuat dalam hal literasi, yakni sama-sama mengajak masyarakat membaca, memahami, serta meneruskan pengetahuan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Kalau MTQ mengingatkan kita pada pentingnya membaca dan memahami Al-Qur’an, Hari Aksara mengingatkan kita bahwa manusia memiliki begitu banyak cara untuk menyimpan dan meneruskan pengetahuan. Salah satunya melalui aksara yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Agustina.

Ia menilai aksara Jawa tidak boleh sekadar menjadi peninggalan masa lalu. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, generasi muda justru perlu semakin mengenal budaya yang tumbuh di lingkungan mereka sendiri.

“Kenal teknologi, boleh. Kenal dunia, harus. Tapi jangan lupa kenal budaya sendiri,” tegasnya di hadapan para siswa.

Agustina juga mengajak peserta tidak memandang aksara Jawa sebagai sesuatu yang sulit. Di balik bentuk aksara yang berbeda dengan huruf latin, terdapat bahasa, cerita, pengetahuan, dan sejarah panjang masyarakat Jawa.

“Di balik bentuk-bentuk itu ada bahasa, ada cerita, ada pengetahuan, dan ada warisan dari orang-orang yang hidup sebelum kita,” katanya.

Suasana kegiatan pun dibuat interaktif. Setelah memberikan sambutan, Agustina mengajak para siswa mengikuti Game Aksara Jawa.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk membuat pembelajaran aksara daerah terasa lebih menyenangkan bagi anak-anak.

“Siapa di antara kalian yang paling jago membaca Aksara Jawa? Siapa yang berani?” tanya Agustina yang langsung disambut antusias para peserta.

Dorong Indeks Literasi Semarang

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, Nur Huda Iskandar, mengatakan peringatan Hari Aksara 2026 merupakan bagian dari upaya memperkuat indeks literasi masyarakat sekaligus mengenalkan aksara Jawa kepada generasi muda sejak dini.

“Tujuannya untuk meningkatkan indeks literasi Kota Semarang, kemudian membangun ekosistem literasi kolaboratif, serta mengenalkan dan melestarikan aksara Jawa kepada generasi muda sejak dini,” jelas Nur Huda.

Ia menjelaskan, pemilihan siswa sekolah dasar sebagai peserta dilakukan agar pengenalan aksara Jawa dapat dimulai sejak usia dini. Selain itu, pemilihan enam sekolah di sekitar Banyumanik dan Tembalang juga mempertimbangkan kemudahan mobilitas peserta.

Kegiatan tersebut dikemas dengan berbagai aktivitas yang menggabungkan literasi, seni budaya dan nilai keagamaan. Acara diawali dengan tilawatil Quran oleh siswa, kemudian dilanjutkan dengan penampilan tembang Macapat.

Dua penampilan Macapat turut mewarnai kegiatan, yakni penampilan siswa SD Negeri Tembalang dengan tembang Gambuh/Mijil, serta penampilan kelompok 10 siswa SD Islam Pangeran Diponegoro yang membawakan Kinanthi Sandhung Mesem, Laras Slendro Pathet Manyura.

Tidak hanya itu, para peserta juga mendapatkan materi literasi Aksara Jawa dari Dr. Nur Hanifah Insani, S.Pd., M.Pd., dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Materi tersebut diberikan secara kontekstual agar anak-anak lebih mudah memahami dasar-dasar Aksara Jawa sekaligus tertarik untuk menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Gol A Gong, Duta Baca Indonesia, hadir secara daring memberikan materi mengenai redefinisi makna aksara di era modern. Peserta diajak memahami bahwa literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga berkaitan dengan kemampuan berpikir, berkomunikasi, berkarya, menjaga identitas budaya, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Literasi Dipadukan dengan Budaya LokalRangkaian kegiatan juga diisi dengan storytelling atau mendongeng menggunakan bahasa Jawa. Salah satunya dibawakan siswa SDN Pedalangan 02 melalui cerita bertema lingkungan berjudul “Brown Canyon”.

Cerita tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan bahasa Jawa secara menyenangkan sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak.

Penampilan storytelling juga dilakukan oleh Duta Baca Pelajar SD dan SMP dengan mengangkat tema literasi serta aksara daerah.

Menurut Nur Huda, perpaduan antara aksara, seni tradisi, membaca, mendongeng, dan MTQ diharapkan mampu menunjukkan bahwa literasi memiliki banyak bentuk dan dapat dipelajari dengan cara yang menyenangkan.

“Belajar bisa dilakukan dengan banyak cara. Ada yang dibaca, ada yang didengarkan, ada yang diceritakan, ada yang dinyanyikan. Yang penting kita terus mau belajar dan tidak takut mencoba,” kata Agustina.

Momentum MTQ Nasional XXXI juga dimanfaatkan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang untuk memperkuat rangkaian kegiatan literasi dan budaya lainnya.

Salah satunya melalui pameran di rumah dinas yang mengangkat sejarah penyelenggaraan MTQ di Semarang pada 1979.

Pameran tersebut menjadi upaya mengenalkan kembali jejak sejarah MTQ sekaligus memperkaya literasi masyarakat mengenai perjalanan kegiatan keagamaan tersebut di Kota Semarang.

Dinas Arsip dan Perpustakaan juga menampilkan Mushaf Al-Qur’an serta karya dan pemikiran KH Sholeh Darat, termasuk pesan mengenai toleransi beragama yang terkandung dalam karya ulama besar asal Semarang tersebut.

Selain itu, rangkaian literasi akan diperkuat melalui kegiatan lomba cerpen dan coaching clinic yang dijadwalkan berlangsung Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan peserta yang sebelumnya telah mengikuti dan memenangkan lomba cerpen untuk berbagi pengalaman serta tips menulis.Salah satu karya pemenang sebelumnya, “Canting untuk Lampion”, bahkan telah diangkat menjadi film.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat memotivasi generasi muda Semarang untuk berani menulis dan menghasilkan karya yang lebih luas.

Melalui rangkaian tersebut, Hari Aksara 2026 di Semarang tidak hanya menjadi peringatan tentang kemampuan membaca dan menulis.

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi pesan bahwa kemajuan teknologi dan keterbukaan terhadap dunia harus berjalan beriringan dengan kemampuan generasi muda untuk mengenali, menjaga, dan menghidupkan kembali identitas budayanya sendiri.

Muso

Muso

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya