• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

POSDHESI Dorong Riset Hukum Ekonomi Syariah yang Lebih Progresif dan Berkeadilan

Muso by Muso
17 Juni 2026
in News
1
POSDHESI Dorong Riset Hukum Ekonomi Syariah yang Lebih Progresif dan Berkeadilan
POSDHESI Dorong Riset Hukum Ekonomi Syariah yang Lebih Progresif dan Berkeadilan
0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Perkembangan teknologi, transformasi bisnis, dan dinamika ekonomi global menuntut perubahan cara pandang dalam penelitian hukum ekonomi syariah.

Kesadaran inilah yang menjadi benang merah dalam Sharia Economic Law Discussion Forum (SELDF) Seri #2 yang digelar Perkumpulan Program Studi dan Dosen Hukum Ekonomi Syariah (POSDHESI) bersama sejumlah perguruan tinggi mitra, Jumat (12/6/2026).

Forum bertajuk “Metode Penelitian Hukum Ekonomi Syariah: Dialektika Keadilan dalam Penelitian Putusan Sengketa Ekonomi” tersebut menghadirkan ruang diskusi akademik yang membahas arah baru pengembangan metodologi penelitian hukum ekonomi syariah di Indonesia.

Kegiatan yang dipandu Cahaya Purnama, S.H., M.H., dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sumatera Utara, diikuti lebih dari 100 peserta dari sekitar 50 perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama RI.

Keberagaman latar belakang peserta menjadi bukti bahwa kajian hukum ekonomi syariah semakin membutuhkan pendekatan multidisipliner untuk menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.

Ketua Umum POSDHESI, Dr. H. Abdul Mujib, M.Ag., menegaskan bahwa penguatan metodologi penelitian merupakan langkah strategis agar kajian hukum ekonomi syariah tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Perkembangan teknologi, model bisnis, dan dinamika ekonomi global menuntut para akademisi hukum untuk terus memperbarui pendekatan penelitian yang digunakan. Forum seperti SELDF menjadi penting untuk mempertemukan berbagai perspektif dan memperkaya metodologi penelitian hukum ekonomi syariah,” ujar Abdul Mujib dalam sambutannya.

Menurutnya, inovasi metodologis menjadi fondasi penting dalam menghasilkan penelitian yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan hukum dan ekonomi yang berkembang di masyarakat.

Dalam sesi pemaparan materi, M. Ilham Tanzilulloh, M.H.I., dosen Fakultas Syariah UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sekaligus mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta, mengkritisi kecenderungan penelitian hukum yang masih terfokus pada analisis normatif terhadap teks peraturan dan putusan pengadilan.

Ia menilai pendekatan tersebut belum cukup untuk menjelaskan kompleksitas sengketa ekonomi modern yang melibatkan berbagai faktor sosial, ekonomi, dan kebijakan publik.

“Ketika peneliti hanya membaca amar putusan dan pertimbangan hukum yang tertulis, sering kali ada banyak faktor yang tidak terlihat. Di sinilah pendekatan socio-legal menjadi penting untuk menjelaskan mengapa sebuah putusan lahir dan bagaimana dampaknya terhadap masyarakat,” jelas Ilham.

Menurut Ilham, putusan hakim tidak semata-mata merupakan hasil penerapan norma hukum secara mekanis. Di balik setiap putusan terdapat proses penalaran yang dipengaruhi fakta persidangan, budaya kelembagaan, tekanan sosial, hingga kondisi ekonomi yang melatarbelakangi suatu perkara.

Karena itu, ia mendorong penggunaan pendekatan Socio-Legal Studies dalam penelitian hukum ekonomi syariah. Pendekatan tersebut memungkinkan peneliti memahami hubungan antara hukum, perilaku ekonomi, kebijakan publik, serta realitas sosial yang membentuk suatu sengketa.

Ilham menjelaskan bahwa penelitian sengketa ekonomi perlu dilakukan secara lebih komprehensif melalui kombinasi studi dokumen, observasi persidangan, wawancara dengan hakim maupun pihak terkait, serta analisis terhadap kebijakan ekonomi yang menjadi konteks perkara.

Pendekatan ini dinilai semakin relevan seiring meningkatnya perkara yang berkaitan dengan tata kelola korporasi, bisnis syariah, badan usaha milik negara (BUMN), investasi, hingga kebijakan ekonomi publik.

Dalam berbagai kasus, hakim kerap dihadapkan pada dilema antara menjaga kepastian hukum formal dan menghadirkan keadilan substantif yang berdampak pada iklim usaha maupun pembangunan nasional.

Diskusi yang berlangsung dinamis tersebut mengajak peserta melihat bahwa masa depan penelitian hukum ekonomi syariah tidak cukup hanya berorientasi pada analisis norma. Penelitian juga harus mampu membaca dan menjelaskan realitas sosial yang membentuk sekaligus dipengaruhi oleh hukum.

Dengan pendekatan yang lebih interdisipliner, hasil penelitian diharapkan tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembaruan hukum serta perumusan kebijakan publik yang lebih responsif.

Antusiasme peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan tanggapan menjadi indikator meningkatnya perhatian kalangan akademisi terhadap isu metodologi penelitian hukum ekonomi syariah.

Melalui SELDF Seri #2, POSDHESI kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang dialog ilmiah yang mendorong inovasi metodologis, memperkuat tradisi riset, serta mengembangkan keilmuan hukum ekonomi syariah yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Forum ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem penelitian hukum yang lebih progresif, berkeadilan, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata yang dihadapi masyarakat serta dunia usaha.

Tags: EkonomiHukumRisetSyariah
Muso

Muso

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya