• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

30 Siswa Disabilitas di Semarang Ikuti Pelatihan PMR, Belajar Jadi Penolong dalam Situasi Darurat

setiawan by setiawan
11 Mei 2026
in Semarang
1
30 Siswa Disabilitas di Semarang Ikuti Pelatihan PMR, Belajar Jadi Penolong dalam Situasi Darurat
PMI Kota Semarang resmi membentuk PMR disabilitas pertama di SLB Negeri Kota Semarang.
0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Di sebuah ruang di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Semarang, gerakan tangan para guru pendamping tampak sibuk menerjemahkan instruksi. Sejumlah siswa tuna rungu memperhatikan dengan serius. Di sisi lain, siswa tuna netra meraba perlengkapan pertolongan pertama yang diperkenalkan instruktur secara perlahan.

Hari itu, sejarah baru sedang dibentuk di SLB Negeri Kota Semarang. Untuk pertama kalinya, ekstrakurikuler Palang Merah Remaja atau PMR resmi dibentuk khusus bagi siswa disabilitas di tingkat SMALB.

Sebanyak 30 siswa berkebutuhan khusus dilibatkan dalam pelatihan dasar kedaruratan dan pertolongan pertama yang dipandu langsung oleh instruktur PMI Kota Semarang.

Program PMR disabilitas di SLB Negeri Kota Semarang itu tidak sekadar menjadi kegiatan ekstrakurikuler biasa. Ruang baru bagi pendidikan kemanusiaan sedang dibuka. Para siswa yang selama ini kerap dipandang memiliki keterbatasan, kini justru diberikan kesempatan menjadi bagian dari relawan kemanusiaan.

Ketua Bidang Kerja Sama dan Kemitraan PMI Kota Semarang, Eddy Herry Purnomo, mengatakan pelatihan PMR disabilitas tersebut sengaja dirancang untuk membangun keberanian dan kemampuan dasar siswa dalam menghadapi situasi darurat.

“Anak-anak SLB Negeri Semarang ini diberikan pelatihan dasar kemampuan menghadapi situasi kedaruratan dan pertolongan pertama. Mereka diharapkan menjadi pahlawan di keluarga, lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Eddy.

TK Al Madina Kembali Sabet Juara Umum SOMC XX 2026, Konsistensi Latihan dan Pelatih Profesional Jadi Kunci Sukses

Pelatihan PMR Disabilitas Dilakukan dengan Pendekatan Khusus

Metode pelatihan yang diberikan tidak disamakan dengan pelatihan PMR pada sekolah umum. Materi disampaikan secara perlahan dan dengan pendekatan khusus agar mudah dipahami para peserta.

Instruktur PMI Kota Semarang terlihat beberapa kali menghentikan penjelasan untuk memastikan seluruh siswa memahami tahapan pertolongan pertama. Guru-guru SLB Negeri Kota Semarang juga dilibatkan untuk membantu proses penerjemahan materi sesuai kebutuhan masing-masing siswa.

Bahasa isyarat digunakan untuk siswa tuna rungu dan tuna wicara. Pendekatan verbal dan sentuhan diterapkan kepada siswa tuna netra. Sementara penyampaian materi kepada siswa tuna grahita dilakukan lebih sederhana dan bertahap.

Menurut Eddy, tantangan besar memang dirasakan PMI Kota Semarang karena pelatihan kepalangmerahan bagi siswa berkebutuhan khusus baru pertama kali dijalankan.

“Ini tantangan baru bagi PMI. Ternyata yang bisa menjadi relawan bukan hanya manusia normal, tetapi teman-teman berkebutuhan khusus juga bisa berkontribusi terhadap kemanusiaan,” katanya.

Sebelum pelatihan dilaksanakan, diskusi dengan para guru SLB juga telah dilakukan untuk menyusun metode pembelajaran yang paling sesuai.

“Teman-teman instruktur langsung memberikan pelatihan hari ini dengan sentuhan istimewa dan perlahan-lahan supaya mereka paham. Guru-guru juga membantu menerjemahkan sesuai kebutuhan khusus masing-masing siswa,” ucapnya.

PMR SLB Negeri Kota Semarang Jadi Program Kemanusiaan Inklusif

Program PMR disabilitas tersebut disebut sejalan dengan tema PMI Kota Semarang tahun ini, yakni “Humanity for Elderly and Disabled”. Melalui program tersebut, ruang partisipasi sosial dan kemanusiaan mulai dibuka lebih luas bagi penyandang disabilitas.

Selama ini, keterlibatan relawan disabilitas di lingkungan PMI masih terbilang terbatas. Aktivitas yang biasa diikuti umumnya hanya donor darah. Sementara pelatihan lapangan dan kebencanaan masih jarang melibatkan penyandang disabilitas.

Kini, kondisi tersebut mulai diubah. Kesempatan yang sama mulai diberikan kepada siswa disabilitas agar mampu memiliki keterampilan dasar kesehatan, pertolongan pertama, hingga kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.

“Sekarang cakupannya mulai meluas. Teman-teman disabilitas juga diberi peluang yang sama dalam kegiatan maupun pekerjaan. Kami berharap program ini berkembang,” kata Eddy.

Menurut Eddy, semangat itu menjadi bukti bahwa kepedulian kemanusiaan tidak dibatasi kondisi fisik maupun sensorik.

“Saya sangat terharu karena mereka memiliki semangat menjadi pahlawan kemanusiaan. Tuna grahita, tuna netra, tuna rungu maupun tuna wicara ternyata punya keinginan kuat untuk berkontribusi,” tuturnya.

Siswa Disabilitas Didorong Mampu Memberikan Pertolongan Pertama

Kemampuan dasar pertolongan pertama dinilai penting dimiliki siswa disabilitas, terutama untuk membantu diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar ketika situasi darurat terjadi.

Melalui pembentukan PMR di SLB Negeri Kota Semarang, keterampilan dasar kesehatan diharapkan dapat dipahami sejak dini oleh para siswa.

Eddy mengatakan kemampuan sederhana seperti membantu teman pingsan, menangani luka ringan, hingga memahami langkah awal kedaruratan bisa menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari.

“Minimal kemampuan yang mereka peroleh berarti untuk diri sendiri, lalu bisa meluas ke keluarga dan teman-temannya. Kalau ada sesuatu, mereka bisa membantu menolong,” ujarnya.

Kepala SLB Negeri Kota Semarang, Sri Sugiarti, menilai pelatihan PMR tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter dan kemandirian siswa berkebutuhan khusus.

Menurutnya, pengetahuan dasar mengenai penanganan kondisi darurat perlu dimiliki seluruh siswa agar mampu merespons kejadian tak terduga di lingkungan sekolah.

“Anak-anak bisa lebih paham bagaimana memberikan pertolongan pertama kepada teman-temannya apabila ada kejadian yang harus segera ditangani,” kata Sri Sugiarti.

Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan secara serius agar materi yang diberikan PMI Kota Semarang dapat dipahami dengan baik.

“Anak-anak harus memperhatikan dengan baik dan mengikuti dengan serius supaya paham. Insya Allah kegiatan berjalan lancar dari awal hingga akhir,” tuturnya.

PMR Disabilitas di Semarang Diharapkan Menjadi Contoh Nasional

Pembentukan PMR pertama di SLB Negeri Kota Semarang kini mulai dipandang sebagai langkah penting dalam penguatan pendidikan inklusif berbasis kemanusiaan. Program tersebut dinilai mampu membuka perspektif baru bahwa penyandang disabilitas juga memiliki kemampuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial.

Di balik keterbatasan yang dimiliki para siswa, semangat untuk membantu sesama justru terlihat tumbuh dengan kuat. Pelatihan PMR disabilitas di Semarang itu tidak hanya mengajarkan teknik pertolongan pertama, tetapi juga menanamkan rasa percaya diri bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi penolong bagi orang lain.

Dari ruang kelas sederhana di SLB Negeri Kota Semarang, pesan kemanusiaan itu perlahan disampaikan: bahwa keberanian menolong tidak selalu diukur dari kesempurnaan fisik, melainkan dari kemauan untuk peduli kepada sesama. (Tya)

https://vt.tiktok.com/ZS934JD8C

Tags: PMI Kota SemarangPMR disabilitassiswa disabilitasSLB Negeri Semarang
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya