• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Festival Kota Lama 2026 Semarang Digelar 17 Hari, Ada Kirab Duder hingga Folklor Malaysia

setiawan by setiawan
31 Agustus 2026
in Semarang
0
Festival Kota Lama Semarang 2026 digelar 4-20 September 2026 selama 17 hari. Ada Kirab Duder, Jazz Kota Lama, Wayang on the Stage, Pasar Sentiling hingga folklor dari Malaysia.
Festival Kota Lama Semarang 2026 digelar 4-20 September 2026 selama 17 hari. Ada Kirab Duder, Jazz Kota Lama, Wayang on the Stage, Pasar Sentiling hingga folklor dari Malaysia.

Festival Kota Lama Semarang 2026 digelar 4-20 September 2026 selama 17 hari. Ada Kirab Duder, Jazz Kota Lama, Wayang on the Stage, Pasar Sentiling hingga folklor dari Malaysia.

0
SHARES
3
VIEWS

FOLKSTIME.ID — Festival Kota Lama 2026 akan menjadi salah satu agenda wisata budaya yang meramaikan Kota Semarang selama 17 hari. Berlangsung pada 4-20 September 2026, festival ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni dan musik, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan kekayaan budaya Semarang kepada wisatawan dan tamu MTQ Nasional.

Durasi penyelenggaraan Festival Kota Lama 2026 diperpanjang dibandingkan pelaksanaan sebelumnya yang umumnya berlangsung sekitar sepekan. Berbagai agenda akan digelar di kawasan Kota Lama, mulai dari atraksi budaya, musik, kuliner, aktivitas komunitas, hingga pertunjukan folklor dari berbagai daerah dan mancanegara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari, mengatakan konsep festival tahun ini disiapkan untuk memberikan pengalaman yang beragam kepada pengunjung sekaligus memperkuat daya tarik Kota Lama sebagai destinasi wisata.

“Festival Kota Lama sendiri akan diawali dengan pembukaan tanggal 4 September, kemudian akan berlangsung sampai dengan tanggal 20 September,” ujar Indriyasari.

Nelayan Semarang Kini Bisa Cek Posisi Ikan dan Cuaca Laut Lewat Aplikasi BMKG

Kirab Duder Kembali Hadir, Kali Ini dengan Konsep Lebih Ringkas

Salah satu atraksi budaya yang kembali dihadirkan adalah Kirab Duder. Namun, pelaksanaannya pada Festival Kota Lama 2026 akan dibuat dalam format yang lebih kecil dan ringkas.

Kirab tersebut akan mengambil rute mulai dari Kaliman hingga kawasan Peralangan. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya menghadirkan identitas budaya Semarang di tengah rangkaian festival.

Indriyasari menyebut Kirab Duder juga dipersiapkan untuk menyambut wisatawan dan tamu MTQ Nasional yang berada di Kota Semarang selama periode penyelenggaraan festival.

“Kirab Duder versi kecil akan dipertunjukkan pada Festival Kota Lama 2026. Ini sekaligus untuk menyambut tamu-tamu MTQ Nasional,” kata Indriyasari.

Bukan Sekadar Festival, Semarang Ingin Tunjukkan Identitas Budaya

Festival Kota Lama 2026 tidak diarahkan hanya sebagai pertunjukan hiburan. Pemerintah Kota Semarang menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkenalkan karakter seni dan budaya lokal kepada pengunjung.

Kawasan Kota Lama yang dikenal dengan bangunan bersejarah akan dipadukan dengan berbagai pertunjukan seni, musik dan aktivitas masyarakat. Dengan konsep tersebut, wisatawan diharapkan tidak hanya menikmati suasana kawasan, tetapi juga mengenal kekayaan budaya Semarang.

“Di sana ada kuliner, ada atraksi, dan ada gedung-gedung yang banyak memiliki sejarah,” tutur Indriyasari.

Sejumlah agenda yang disiapkan antara lain Jazz Kota Lama, pertunjukan orkestra, gowes bersama, peragaan busana, Pasar Sentiling, Wayang on the Stage, hingga pertunjukan folklor.

Sekitar 40 Penampilan Disiapkan

Salah satu rangkaian utama festival akan menampilkan sekitar 40 penampilan dari berbagai daerah. Peserta dari luar negeri juga dijadwalkan ambil bagian dalam festival tersebut.

Hingga saat ini, Malaysia disebut menjadi negara asing yang telah mendaftarkan diri untuk berpartisipasi. Sementara peserta dari sejumlah daerah di Indonesia juga telah masuk dalam daftar penampil.

“Untuk yang luar negeri sementara Malaysia. Untuk daerah lain sudah terdaftar, kurang lebih ada 40 yang akan kita tampilkan selama dua hari,” kata Indriyasari.

Keterlibatan peserta dari berbagai daerah dan negara tersebut diharapkan membuat Festival Kota Lama 2026 memiliki karakter yang semakin beragam sekaligus memperluas jangkauan promosi budaya Semarang.

Pasar Sentiling Padukan Kuliner dan Atraksi

Daya tarik Festival Kota Lama 2026 juga akan diperkuat melalui Pasar Sentiling. Agenda ini akan memadukan kuliner dengan berbagai atraksi yang dapat dinikmati masyarakat dan wisatawan.

Pengunjung nantinya tidak hanya datang untuk menyaksikan pertunjukan, tetapi juga dapat menikmati kuliner dan aktivitas yang berlangsung di kawasan Kota Lama.

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan festival sebagai ruang interaksi antara wisatawan, pelaku seni, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat.

Wayang on the Stage Jadi Atraksi Budaya

Pertunjukan Wayang on the Stage turut disiapkan sebagai salah satu agenda festival. Pertunjukan ini akan dikemas secara khusus untuk memberikan alternatif hiburan sekaligus memperkenalkan seni tradisional kepada wisatawan.

Selain wayang, pertunjukan folklor juga akan menjadi salah satu agenda penting. Seni budaya Kota Semarang akan dipertemukan dengan kesenian dari daerah lain serta peserta dari luar negeri.

Pada bagian akhir rangkaian festival, berbagai kesenian tersebut akan ditampilkan untuk memperlihatkan keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia dan Semarang.

Tak Ada Satu Acara yang Disebut sebagai Puncak

Berbeda dengan konsep festival yang biasanya menempatkan satu acara sebagai puncak utama, Festival Kota Lama 2026 justru tidak menetapkan satu agenda sebagai puncak.

Menurut Indriyasari, setiap kegiatan memiliki karakter dan daya tarik masing-masing. Karena itu, seluruh rangkaian diposisikan sebagai bagian penting dari festival.

“Kalau puncak, semuanya puncak kalau buat saya. Semuanya ada keunikan tersendiri di sana, tetapi bentuknya macam-macam,” katanya.

Pada pembukaan, pengunjung akan disuguhi penampilan komunitas dan unsur seni dari kawasan Kota Lama. Agenda kemudian berlanjut dengan kegiatan seperti gowes bersama, pertunjukan jazz, dan orkestra.

Momentum Sambut Tamu MTQ Nasional

Panjanganya periode penyelenggaraan Festival Kota Lama 2026 juga bertepatan dengan momentum kedatangan tamu MTQ Nasional di Kota Semarang.

Kondisi tersebut dimanfaatkan Pemkot Semarang untuk memperkenalkan destinasi wisata sekaligus potensi seni dan budaya daerah kepada para tamu yang datang.

Kawasan Kota Lama akan menjadi salah satu ruang untuk menunjukkan bahwa Semarang memiliki kombinasi wisata sejarah, budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif.

“Kita buat Kota Semarang sebagai tuan rumah yang baik, karena banyak tamu juga kunjungan di hari-hari itu. Kita tunjukkan kita bisa menjadi tuan rumah yang baik,” kata Indriyasari.

Ditargetkan Perkuat Daya Tarik Wisata Semarang

Festival Kota Lama 2026 diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kunjungan wisata ke Kota Semarang. Kehadiran berbagai pertunjukan selama 17 hari juga diharapkan membuat wisatawan memiliki lebih banyak alasan untuk datang dan menghabiskan waktu di kawasan Kota Lama.

Indriyasari mengatakan antusiasme masyarakat terhadap Kota Lama sudah terlihat bahkan ketika tidak ada festival. Karena itu, aspek keamanan, ketertiban, dan kelancaran pelaksanaan menjadi perhatian pemerintah.

“Harapannya tentu berlangsung tertib, aman, lancar. Kita tahu kalau Kota Lama tanpa festival saja sudah ramai, masyarakat juga antusias,” ujarnya.

Festival Kota Lama Didorong Masuk Kalender Internasional

Pengembangan Festival Kota Lama 2026 juga diarahkan untuk memperluas jangkauan hingga tingkat internasional. Dukungan dari Kementerian Pariwisata disebut telah diberikan dalam pengembangan festival tersebut.

Keterlibatan peserta dari berbagai daerah dan Malaysia menjadi salah satu langkah untuk memperkuat posisi Festival Kota Lama sebagai agenda wisata budaya yang memiliki daya tarik lebih luas.

Dengan berlangsung selama 4-20 September 2026, festival akan menggabungkan kekuatan kawasan Kota Lama berupa bangunan bersejarah dengan seni pertunjukan, musik, kuliner, folklor, dan aktivitas masyarakat.

Bagi Kota Semarang, momentum tersebut tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan memperlihatkan identitas kota kepada wisatawan dari berbagai daerah dan negara.

“Ini menyambut tamu-tamu wisatawan juga dari MTQ Nasional. Harapannya mereka juga menikmati dan Semarang memang berbeda, Semarang memang spesial,” tutur Indriyasari.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID — Korban meninggal dalam kebakaran rumah di Jalan Cendana Timur, Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang, bertambah menjadi dua orang. Setelah sebelumnya balita berinisial N meninggal dunia pada Kamis (27/8/2026) malam, sang kakak, AMU (3), menyusul meninggal dunia pada Minggu (30/8/2026) pagi. Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo mengatakan AMU sempat dirawat di RS Hermina Banyumanik sebelum dirujuk ke RSUP Dr. Kariadi akibat luka bakar serius. AMU kemudian dimakamkan pukul 10.00 WIB di TPU Kedung Winong, Kecamatan Gajahmungkur, satu lokasi dengan adiknya. Sementara satu korban lainnya, Nurjanah (50), masih menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Kariadi. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada kebocoran tabung gas setelah warga mendengar suara ledakan dari arah dapur. Namun, kepastian penyebab masih menunggu hasil pemeriksaan Labfor dan Inafis Polrestabes Semarang. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti turut menyampaikan belasungkawa dan memastikan keluarga korban mendapat pendampingan serta dukungan psikologis. #semarang #kebakaran #jateng #viral #folkstime

♬ Breaking News Alert – Soundtimental
Tags: budaya SemarangFestival Kota LamaFestival SemarangJawa TengahKirab DuderKota Lama SemarangMTQ NasionalPasar SentilingWisata Semarang
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya