• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Agustina Turun Tangan Bikin Ndas Maling, Kuliner Langka Semarang Disiapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

setiawan by setiawan
12 Juli 2026
in Semarang
0
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng turun langsung membuat jajanan tradisional Ndas Maling di Kelurahan Kudu, Genuk.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng turun langsung membuat jajanan tradisional Ndas Maling di Kelurahan Kudu, Genuk.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng turun langsung membuat jajanan tradisional Ndas Maling di Kelurahan Kudu, Genuk.

0
SHARES
2
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Ndas Maling, jajanan tradisional khas Kelurahan Kudu, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, diinstruksikan untuk segera diusulkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) setelah nilai sejarah, filosofi, dan tradisi yang menyertainya dinilai memiliki kekuatan sebagai identitas budaya lokal. Arahan tersebut disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat menghadiri Sedekah Bumi dan Haul Mbah Senari di Kelurahan Kudu, Minggu (12/7).

Usulan Ndas Maling sebagai Warisan Budaya Tak Benda diminta segera ditindaklanjuti oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang menuju Kementerian Kebudayaan. Jajanan tradisional berbahan tepung beras, kelapa parut, dan gula jawa itu dinilai tidak hanya memiliki cita rasa khas, tetapi juga menyimpan sejarah masyarakat Menanging yang diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi Sedekah Bumi.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Semarang juga terlihat turun langsung mempraktikkan proses pembuatan Ndas Maling bersama warga. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kuliner tradisional yang selama ini hanya dikenal saat pelaksanaan Sedekah Bumi dan Haul Mbah Senari di Kelurahan Kudu.

“Ndas Maling ini nanti mau saya video, terus saya kirimkan ke Jakarta, supaya bisa jadi Warisan Budaya Tak Benda,” kata Agustina.

Resmikan Agro Eduwisata Masjid Agung Semarang, Agustina Siapkan Magnet Wisata Baru Jelang MTQ Nasional 2026

Menurut Agustina, filosofi yang melekat pada Ndas Maling menjadi alasan kuat untuk diperjuangkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Nama jajanan tersebut berasal dari cerita masyarakat Menanging yang dahulu dikenal sebagai tempat tujuan orang-orang yang memohon keselamatan, termasuk mereka yang ingin meninggalkan perbuatan buruk. Dari kisah itulah Ndas Maling kemudian dimaknai sebagai simbol harapan agar tindak kejahatan menjauh dari lingkungan masyarakat.

Nilai budaya tersebut dinilai mampu memperkuat identitas kuliner Kota Semarang sekaligus menjadi daya tarik wisata berbasis tradisi. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah terkait diminta memberikan dukungan agar proses pengusulan dapat dipersiapkan secara maksimal, mulai dari pendataan sejarah hingga kelengkapan administrasi yang dibutuhkan.

Dukungan terhadap pelaksanaan tradisi juga diarahkan melalui sejumlah langkah. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat diminta menambah bantuan hewan kurban pada pelaksanaan tahun berikutnya, sedangkan Dinas Pekerjaan Umum diminta menyiapkan kebutuhan toren air sekaligus mengkaji penambahan saluran di kawasan kegiatan. Perbaikan kawasan makam melalui skema tanah wakaf juga diminta untuk segera dikaji.

Tradisi Sedekah Bumi dan Haul Mbah Senari sendiri telah menjadi agenda tahunan masyarakat Kelurahan Kudu dan Karangroto. Prosesi diawali sejak Sabtu (11/7) malam dengan penyembelihan kambing nazar warga tepat pukul 00.00. Daging kambing kemudian dimasak di area makam tanpa boleh dicicipi sebelum seluruh rangkaian ritual selesai dilaksanakan.

Setelah prosesi buka luhur atau penggantian kain penutup makam leluhur Dusun Menanging dilaksanakan, daging kambing bersama jajanan Ndas Maling dibagikan kepada masyarakat. Sajian tersebut selama ini menjadi bagian yang paling dinantikan karena dipercaya membawa berkah bagi warga yang memperolehnya.

Agustina menjelaskan seluruh pelaksanaan tradisi tersebut selama ini diselenggarakan melalui gotong royong dan swadaya masyarakat tanpa menggunakan anggaran Pemerintah Kota Semarang.

“Tradisi ini menunjukkan kekuatan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur. Pemerintah akan hadir memberikan dukungan agar nilai sejarah, budaya, keagamaan, hingga potensi pariwisatanya dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selain mendorong pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda, Ndas Maling juga diharapkan dapat mengikuti proses kurasi Dewan Kerajinan Nasional sehingga memiliki peluang dipasarkan sebagai oleh-oleh khas Kota Semarang. Penyempurnaan kemasan dan kualitas produk diharapkan dapat dilakukan tanpa menghilangkan cita rasa maupun nilai tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.

Melalui langkah tersebut, Ndas Maling diharapkan tidak hanya memperoleh pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda, tetapi juga berkembang menjadi ikon kuliner Kecamatan Genuk yang mampu memperkuat sektor ekonomi masyarakat sekaligus memperkaya destinasi wisata budaya di Kota Semarang.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, pada Kamis malam, 9 Juli 2026. Penangkapan ini menggegerkan publik. Etik diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap bawahannya atau sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Operasi senyap KPK berlangsung sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari di wilayah Soloraya. Setelah diamankan, Etik sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Surakarta sebelum diberangkatkan ke Jakarta. Sekitar pukul 05.41 WIB, Jumat (10/7), Etik bersama sejumlah pihak lainnya diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan total 18 orang. Sebanyak sembilan orang, termasuk tiga aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sukoharjo, dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut. Tak hanya itu, tim penyidik juga menyita barang bukti bernilai miliaran rupiah. Barang bukti tersebut berupa logam mulia (emas) serta uang tunai dalam mata uang Rupiah, Dolar Singapura, dan Dolar Australia. Hingga saat ini, KPK masih mendalami perkara dan akan menentukan status hukum para pihak yang diamankan setelah proses pemeriksaan selesai. #sukoharjo #bupati #korupsi #kpk #jateng

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Agustina WilujengKuliner SemarangNdas MalingWBTB
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

4 Oktober 2026

Recent News

Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo
Pelantikan Kabinet Merah Putih usai direshuffle oleh Presiden Prabowo

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya