• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Agustina Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Semarang Perkuat Ekosistem Pangan Aman dari Hulu hingga Hilir

setiawan by setiawan
23 Juni 2026
in Semarang
0
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan ketahanan pangan menjadi prioritas pembangunan daerah.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan ketahanan pangan menjadi prioritas pembangunan daerah.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan ketahanan pangan menjadi prioritas pembangunan daerah.

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Ketahanan pangan tidak lagi dipandang sekadar sebagai upaya menjaga ketersediaan bahan makanan bagi masyarakat. Di tengah ancaman perubahan iklim, fluktuasi harga, hingga tantangan distribusi pangan yang semakin kompleks, sistem pangan yang aman dan berkelanjutan kini menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia Tingkat Kota Semarang Tahun 2026 yang digelar di Hall Balai Kota Semarang, Selasa (23/6/2026).

Melalui momentum tersebut, penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan kembali didorong agar keamanan pangan dapat terus dijaga dan ketahanan pangan daerah semakin kokoh dibangun.

Kegiatan yang mengusung tema “Optimalkan Kolaborasi, Kita Wujudkan Keamanan Pangan yang Tangguh Menuju Solusi Pangan Aman untuk Indonesia Sehat, Semarang Bersatu, Semarang Semakin Hebat” itu dihadiri berbagai unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, serta para kader keamanan pangan.

Ketahanan Pangan Menjadi Prioritas Pembangunan Daerah

Di hadapan peserta yang hadir, ketahanan pangan ditegaskan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan Kota Semarang. Menurut Agustina, pembangunan sumber daya manusia yang unggul tidak akan dapat diwujudkan apabila kebutuhan pangan masyarakat belum terpenuhi secara aman dan berkualitas.

Ketersediaan pangan yang sehat, aman, terjangkau, dan berkelanjutan disebut harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Bagi saya, ketahanan pangan bukan sekadar memastikan makanan tersedia. Ketahanan pangan adalah memastikan masyarakat memperoleh pangan yang aman, sehat, berkualitas, dan terjangkau setiap saat. Karena itu, isu pangan menjadi salah satu prioritas yang terus kami perkuat di Kota Semarang,” tegas Agustina.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat setiap hari.

Trans Semarang Diuji Dua Tantangan Besar: Bus Listrik Melaju, Kesejahteraan Pengemudi Jadi Sorotan

Keamanan Pangan dan Ketahanan Pangan Tidak Bisa Dipisahkan

Dalam pandangan Pemerintah Kota Semarang, keamanan pangan dan ketahanan pangan merupakan dua aspek yang saling berkaitan erat.

Ketersediaan pangan dalam jumlah besar tidak akan memberikan manfaat optimal apabila keamanan dan kualitasnya tidak dapat dijamin. Sebaliknya, pangan yang aman akan mampu menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus daya saing daerah.

Oleh sebab itu, pengawasan terhadap rantai pangan terus diperkuat mulai dari proses produksi, distribusi, hingga konsumsi.

Budaya pangan aman juga terus didorong agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Semarang.

Tantangan Pangan Semakin Kompleks

Di berbagai daerah, sektor pangan tengah menghadapi tantangan yang tidak ringan. Dampak perubahan iklim telah menyebabkan pola produksi pertanian berubah. Di sisi lain, distribusi pangan masih sering dihadapkan pada hambatan logistik dan ketidakstabilan harga.

Potensi cemaran pangan juga menjadi perhatian serius karena dapat berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat.

Situasi tersebut membuat kolaborasi lintas sektor dinilai semakin penting untuk dilakukan.

“Ketahanan pangan harus dibangun dari hulu hingga hilir. Kita menjaga kualitas pangan, memperkuat pengawasan, memastikan distribusi berjalan lancar, sekaligus menjaga harga tetap stabil agar masyarakat tidak terbebani. Inilah bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi kebutuhan dasar warga,” ujar Agustina.

Melalui pendekatan tersebut, ketahanan pangan tidak hanya difokuskan pada ketersediaan produk pangan, tetapi juga pada kualitas, aksesibilitas, dan keterjangkauannya.

Program Inovatif Terus Dikembangkan

Sebagai bentuk komitmen nyata, berbagai program inovatif telah dikembangkan oleh Pemerintah Kota Semarang.

Program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) terus dioptimalkan agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Selain itu, program Kempling Semar dan layanan pengujian pangan keliling juga telah dijalankan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengawasan keamanan pangan.

Melalui program-program tersebut, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan, sementara pengawasan terhadap kualitas pangan semakin diperketat.

Keberadaan program tersebut juga dinilai mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

Penghargaan Nasional Menjadi Bukti Keberhasilan

Komitmen yang selama ini dijalankan Kota Semarang ternyata tidak hanya dirasakan oleh masyarakat, tetapi juga mendapatkan pengakuan di tingkat nasional.

Pada tahun 2025, Kota Semarang berhasil meraih Juara 1 Nasional Kota Pangan Aman.

Prestasi tersebut diraih berkat kolaborasi yang telah dibangun antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, pengelola pasar rakyat, kader keamanan pangan, serta masyarakat.

Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa sistem pangan yang kuat dan berkelanjutan dapat diwujudkan melalui kerja sama berbagai pihak.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa Kota Semarang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga serius membangun ketahanan pangan untuk melindungi kesehatan masyarakat dan masa depan generasi penerus,” kata Agustina.

Pengakuan nasional itu sekaligus mempertegas posisi Kota Semarang sebagai salah satu daerah yang dinilai berhasil membangun ekosistem pangan aman secara menyeluruh.

Zona KHAS Diperluas untuk Mendukung Ekonomi dan Pariwisata

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Semarang juga menyerahkan Surat Keputusan Penetapan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman dan Sehat) di empat lokasi baru.

Zona KHAS tersebut ditetapkan di kawasan Bundaran Klipang, SMP Negeri 12 Semarang, SMP Negeri 22 Semarang, dan MAN 1 Kota Semarang.

Dengan penambahan tersebut, hingga Juni 2026 telah terdapat enam lokasi Zona KHAS yang tersebar di Kota Semarang.

Keberadaan zona tersebut dirancang untuk mendukung terwujudnya ekosistem pangan yang aman sekaligus memperkuat sektor ekonomi lokal dan pariwisata daerah.

Melalui standar keamanan dan kesehatan pangan yang diterapkan, kepercayaan masyarakat terhadap produk kuliner lokal diharapkan semakin meningkat.

Ratusan Kader Menjadi Garda Terdepan Keamanan Pangan

Penguatan sistem pangan daerah juga dilakukan melalui pembentukan jaringan pengawasan hingga tingkat masyarakat.

Saat ini telah tersedia 34 Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman, Tim Internal Control System (ICS), serta 531 kader DERMAWAN yang tersebar di 177 kelurahan.

Selain itu, terdapat pula 160 kader DERMAWAN yang bertugas di 32 pasar rakyat.

Peran para kader tersebut sangat penting karena edukasi keamanan pangan secara langsung dilakukan kepada masyarakat. Pengawasan terhadap produk pangan juga dibantu oleh para kader sehingga kualitas pangan yang beredar dapat terus dipantau.

Keberadaan mereka menjadi ujung tombak dalam membangun budaya pangan aman yang berkelanjutan.

Membangun Generasi Sehat Melalui Pangan Aman

Pada akhirnya, ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai kebutuhan hari ini. Masa depan generasi mendatang juga sangat ditentukan oleh kualitas pangan yang dikonsumsi sejak sekarang.

Karena itu, pembangunan ketahanan pangan dinilai harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga warga disebut memiliki peran yang sama penting dalam menjaga keamanan pangan.

Menutup sambutannya, Agustina kembali menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pondasi utama kesejahteraan masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah pondasi kesejahteraan. Ketika pangan aman, sehat, tersedia, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat, maka kita sedang membangun generasi yang lebih kuat dan masa depan Kota Semarang yang semakin hebat,” pungkasnya.

Dengan berbagai program yang telah dijalankan, pengawasan yang terus diperkuat, serta kolaborasi yang semakin luas, ketahanan pangan Kota Semarang kini tidak hanya sedang dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga sedang dipersiapkan sebagai fondasi menuju kota yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan di masa depan.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – KA Harina relasi Bandung–Surabaya Pasarturi tertemper sebuah truk di perlintasan sebidang Nomor 1A KM 0+100 petak jalan antara Stasiun Jerakah dan Stasiun Semarang Poncol, Kota Semarang, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta api sempat mengalami gangguan dan dilakukan pemeriksaan sarana sebelum perjalanan kembali dilanjutkan. Setelah kejadian KA Harina tertemper truk di perlintasan sebidang Semarang itu, kereta langsung menjalani Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Semarang Poncol pada pukul 16.16 WIB guna memastikan kondisi rangkaian tetap aman untuk melanjutkan perjalanan. Pemeriksaan sarana kemudian dilakukan oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP). Hasil pemeriksaan menyatakan seluruh sarana dalam kondisi aman sehingga KA Harina kembali diberangkatkan pada pukul 16.21 WIB. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan keterlambatan perjalanan yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut tercatat sekitar enam menit dari jadwal normal. “Perjalanan KA 100 Harina relasi Bandung–Surabaya Pasarturi tertemper kendaraan di perlintasan sebidang No. 1A KM 0+100 petak jalan antara Stasiun Jerakah–Stasiun Semarang Poncol pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 16.15 WIB,” kata Luqman dalam keterangan tertulis. #kai #keretaapi #semarang #jateng #viral

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Agustina Wilujengkeamanan panganKetahanan PanganKota Semarangpangan aman
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya