• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

PDAM Tirta Moedal Beberkan Penyebab Air Keruh di Semarang, Pelanggan Diminta Tetap Tenang

setiawan by setiawan
29 Juli 2026
in Semarang
0
DPRD Kota Semarang mendorong Pemkot memperluas jaringan PDAM ke kawasan pinggiran untuk menekan eksplorasi air tanah oleh industri dan perhotelan.
Air PDAM di sejumlah wilayah Kota Semarang berubah keruh dan kecoklatan.

DPRD Kota Semarang mendorong Pemkot memperluas jaringan PDAM ke kawasan pinggiran untuk menekan eksplorasi air tanah oleh industri dan perhotelan.

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Air bersih yang berubah warna menjadi keruh di sejumlah wilayah Kota Semarang dipastikan telah ditangani oleh Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang. Gangguan kualitas air tersebut disebut dipicu oleh memburuknya kondisi air baku akibat faktor alam di Saluran Klambu-Kudu, sehingga memengaruhi proses distribusi air kepada pelanggan.

Kondisi air keruh tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan layanan PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, di antaranya BKJ, Singa, Panda, Rowosari, Gajah, Wolter Monginsidi, Pedurungan, Sendangguwo, Kedungmundu, Wahidin, Tanah Putih, Cinde, Payerongan, Rambutan, Nangka, Tentara Pelajar, Cilosari, hingga Kebonharjo. Penanganan langsung dilakukan agar kualitas air bersih segera kembali normal.

Peningkatan tingkat kekeruhan air baku disebut terjadi secara ekstrem akibat tingginya kandungan lumpur yang masuk ke instalasi pengolahan. Dampak kondisi tersebut menyebabkan distribusi air di beberapa wilayah mengalami perubahan warna menjadi kecoklatan dan keruh sehingga untuk sementara belum layak digunakan sebagai air konsumsi.

Kepala Humas PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Mayang Charisma, mengatakan gangguan tersebut murni dipicu faktor alam yang memengaruhi kualitas air baku di bagian hulu. Menurutnya, lonjakan tingkat kekeruhan jauh berada di atas kondisi normal sehingga membutuhkan penanganan khusus dari petugas di lapangan.

“Sistem instalasi PDAM tetap beroperasi optimal. Tim teknis kami bersiaga selama 24 jam dengan melakukan penyesuaian ekstra pada dosis pengikat lumpur, pencucian filter atau backwash, serta pengurasan pipa di lapangan agar air segera jernih kembali,” kata Mayang dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Semarang Kekurangan Pasokan Ikan, Sunfish Jadi Andalan Budidaya Modern Berbasis AI dan IoT

Ia menjelaskan pemantauan kualitas air terus dilakukan secara berkala meski kondisi di sejumlah wilayah mulai menunjukkan perbaikan. Hingga siang hari, tingkat kekeruhan disebut telah kembali normal di beberapa kawasan layanan.

“Hingga siang ini kami pantau tingkat kekeruhan sudah kembali normal di beberapa wilayah. Namun, kondisi tersebut tetap kami pantau secara ekstra agar distribusi air bersih kembali stabil,” ujarnya.

Menurut Mayang, seluruh sistem produksi air tetap dioperasikan secara maksimal selama proses penanganan berlangsung. Langkah-langkah teknis juga terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan kualitas air sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat kembali normal.

Selain melakukan penanganan terhadap air keruh, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap disiagakan selama musim kemarau. Kesiapan armada tangki air bersih disebut tetap dipertahankan selama 24 jam apabila dibutuhkan oleh pelanggan di wilayah terdampak.

Komitmen peningkatan layanan air bersih, lanjut Mayang, akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kebutuhan air masyarakat Kota Semarang. Masyarakat juga diimbau tetap memantau informasi resmi dari PDAM Tirta Moedal terkait perkembangan penanganan gangguan kualitas air di wilayah layanan.(mus)

@folkstime.id

FOLKSTIME – Presiden Prabowo Subianto menyebut masih ada kelompok yang berperan sebagai “londo ireng” modern, yakni istilah yang pada masa kolonial merujuk pada pribumi yang bekerja untuk kepentingan penjajah Belanda. Pernyataan itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center, Kamis (23/7/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menyebut kelompok tersebut kini mengenakan “pakaian baru” sebagai wartawan, jurnalis, pengamat, ekonom, hingga LSM yang dinilainya lebih mengabdi pada kepentingan asing daripada kepentingan nasional. Ia juga mempertanyakan sumber pendanaan mereka, termasuk pihak yang membayar gaji, listrik, hingga telepon seluler. Prabowo turut menyinggung media yang menurutnya lebih sering mengangkat pemberitaan negatif, seperti menyoroti satu sekolah rusak, meski pemerintah mengklaim telah memperbaiki puluhan ribu sekolah lainnya. Meski demikian, Prabowo menegaskan pemerintah tidak antikritik dan tetap menghormati demokrasi. Pernyataan tersebut memicu beragam respons. Politikus PDIP Guntur Romli menilai penggunaan istilah tersebut berpotensi mengganggu iklim demokrasi karena kritik publik dapat dipersepsikan sebagai bentuk pengkhianatan. Sementara itu, Amnesty International mengingatkan narasi “antek asing” berisiko menjadi bentuk pembungkaman terhadap kritik yang disampaikan masyarakat sipil. Sumber Video : Youtube PKB #folkstime #prabowo #presiden #jurnalis #viral

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Air PDAM KeruhPDAM SemarangTirta Moedal
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya