• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Semarang Bidik Kota Wisata Internasional 2045, Pegiat Pariwisata Desak Badan Promosi Masuk RIPPARDA

setiawan by setiawan
17 Juli 2026
in Semarang
0
Pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah diusulkan masuk dalam RIPPARDA Kota Semarang 2026–2045 untuk memperkuat pengembangan destinasi, mendukung target Tahun Pariwisata dan Ekonomi 2027, serta mewujudkan Semarang sebagai destinasi wisata internasional 2045.
Pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah diusulkan masuk dalam RIPPARDA Kota Semarang 2026–2045 untuk memperkuat pengembangan destinasi, mendukung target Tahun Pariwisata dan Ekonomi 2027, serta mewujudkan Semarang sebagai destinasi wisata internasional 2045.

Pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah diusulkan masuk dalam RIPPARDA Kota Semarang 2026–2045 untuk memperkuat pengembangan destinasi, mendukung target Tahun Pariwisata dan Ekonomi 2027, serta mewujudkan Semarang sebagai destinasi wisata internasional 2045.

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah diusulkan agar dimasukkan dalam Rancangan Peraturan Daerah Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA) Kota Semarang 2026–2045 sebagai langkah memperkuat pengembangan sektor pariwisata dan mendukung target Semarang sebagai Kota Pariwisata dan Ekonomi pada 2027.

Usulan tersebut disampaikan Koordinator Pegiat Pariwisata Kota Semarang, Gus Wahid, setelah pelaksanaan public hearing pembahasan RIPPARDA yang digelar Panitia Khusus DPRD Kota Semarang di Aula Balai Kota Semarang, Jumat (17/7/2027). Keberadaan Badan Promosi Pariwisata Daerah dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat strategi promosi dan pengembangan destinasi wisata Kota Semarang.

Menurut Gus Wahid, pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah telah memiliki dasar hukum melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Kepariwisataan. Karena itu, ketentuan tersebut diharapkan dapat diakomodasi dalam regulasi RIPPARDA sehingga pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

“Badan promosi daerah diamanahkan di sana. Kami mengusulkan agar dimasukkan sebagai salah satu elemen untuk menambah cakupan pengembangan pariwisata sehingga Disbudpar tidak bekerja sendiri, tetapi mendapat masukan dan rekomendasi terkait prospek kemajuan pariwisata Kota Semarang,” ujar Gus Wahid.

Bandara Ahmad Yani Semarang Dorong UMK Binaan Tampil di INACRAFT Festival 2026

Ia juga mengusulkan agar penyusunan dan pelaksanaan RIPPARDA melibatkan lebih banyak perguruan tinggi yang memiliki program studi pariwisata di Kota Semarang sebagai bagian dari kolaborasi pengembangan sektor wisata.

“Tidak hanya Undip, Unnes dan Poltekpar NHI Bandung karena di Semarang juga ada kampus lain seperti Unisbank, Udinus, Universitas Semarang (USM), hingga STIEPARI yang memiliki prodi pariwisata dan layak dilibatkan,” katanya.

Selain aspek kolaborasi, dokumen RIPPARDA juga dinilai masih memerlukan penyempurnaan. Gus Wahid menilai data sektor perhotelan yang digunakan belum mencerminkan kondisi terkini karena perkembangan hotel di Kota Semarang berlangsung sangat cepat.

“Data perhotelan perlu diperbarui karena perkembangan hotel di Kota Semarang berlangsung secara dinamis dan sudah banyak hotel baru yang berdiri,” ungkapnya.

Masukan dari Badan Pengelola Kawasan Kota Lama, lanjutnya, juga diharapkan dapat diakomodasi secara lebih optimal dalam penyusunan dokumen RIPPARDA agar arah pengembangan kawasan wisata bersejarah tersebut semakin terintegrasi.

Meski demikian, proses pembahasan RIPPARDA tetap diapresiasi karena ruang partisipasi publik masih dibuka hingga rancangan peraturan daerah tersebut diselesaikan.

“Keberadaan Badan Promosi Pariwisata perlu segera diwujudkan mengingat Pemerintah Kota Semarang menargetkan tahun 2027 sebagai Tahun Pariwisata dan Ekonomi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Badan Promosi Pariwisata Kota Semarang (BP2KS) sebenarnya telah dibentuk sejak 2013 dan telah berjalan selama tiga periode. Namun, lembaga tersebut disebut vakum dalam hampir tiga tahun terakhir.

“Saya berharap pembentukan kembali badan promosi dapat segera direalisasikan demi mendukung target menjadikan Semarang sebagai destinasi wisata internasional pada 2045,” pungkas Gus Wahid.

Ketua Panitia Khusus RIPPARDA DPRD Kota Semarang, Mualim, menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan dalam forum public hearing akan dijadikan bahan penyempurnaan sebelum rancangan peraturan daerah dibahas lebih lanjut.

“Public hearing ini sudah berjalan dinamis, diskusi dan berbagai masukan yang disampaikan agar segera ditindaklanjuti oleh Disbudpar untuk melengkapi draft yang sudah ada,” kata Mualim.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, memastikan penyempurnaan dokumen RIPPARDA masih dapat dilakukan sebelum diajukan sebagai Raperda hingga nantinya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Tentu kami mendengarkan semua masukan yang ada sebelum nantinya disahkan menjadi Perda,” ujar Indriyasari.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Komisi D DPRD Kota Semarang mengapresiasi Sekolah Rakyat sebagai program yang membuka akses pendidikan gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu. Namun, DPRD menilai pendampingan psikologis bagi siswa yang tinggal di asrama perlu menjadi perhatian utama. Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Mualim, mengatakan masih ada siswa yang kesulitan beradaptasi dan menangis karena teringat keluarga di rumah. Karena itu, keberadaan psikolog serta guru asuh dinilai penting untuk mendukung kondisi mental siswa. Selain pendampingan psikis, DPRD juga mendorong penambahan guru, pengasuh asrama, dan sarana pembelajaran agar layanan pendidikan semakin optimal. Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Kota Semarang, Ridho Irwanto, menyebut sekolah masih membutuhkan lima guru, yakni tiga guru SD, satu guru agama, dan satu guru seni. Kekurangan tersebut akan dibantu sementara oleh Dinas Pendidikan hingga guru PPPK dari kementerian mulai bertugas pada September mendatang. Untuk layanan kesehatan dan psikolog, sekolah telah bekerja sama dengan Puskesmas Rowosari dan Universitas Katolik Soegijapranata guna memastikan kebutuhan fisik maupun mental siswa tetap terlayani. #sekolahrakyat #prabowo #presiden #semarang #jateng

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Badan Promosi PariwisataDisbudpar SemarangDPRD SemarangGus WahidPariwisata SemarangRIPPARDA Semarang
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya