• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Distribusi Air Semarang Selatan Dibagi 12 Jam, Ini Wilayah dan Jadwal Alirannya

setiawan by setiawan
16 September 2026
in Semarang
0
Distribusi Air Semarang Selatan Dibagi 12 Jam, Ini Wilayah dan Jadwal Alirannya
Distribusi air Perumda Tirta Moedal di sejumlah wilayah Semarang Selatan dibagi 12 jam akibat debit sumber turun 25,4 persen. Simak wilayah dan jadwalnya.
0
SHARES
34
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Pelanggan Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang di sejumlah wilayah Semarang Selatan harus menyesuaikan penggunaan air selama musim kemarau. Debit sumber air mengalami penurunan sekitar 143 liter per detik atau 25,4 persen dari kondisi normal.

Untuk menjaga pelayanan tetap berjalan, Perumda Air Minum Tirta Moedal menerapkan pengaturan distribusi air dengan sistem bergiliran selama 12 jam. Dengan skema tersebut, pelanggan di wilayah terdampak masih memiliki kesempatan memperoleh aliran air setiap hari.

Kepala Bagian Produksi 1 Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, Agung Purwantoro, mengatakan pengaturan distribusi dilakukan setelah tim teknis mengevaluasi kondisi sumber air dan jaringan.

“Berdasarkan pemantauan kami, penurunan debit mencapai sekitar 143 liter per detik atau sekitar 25,4 persen dibandingkan kondisi normal. Kondisi ini dipengaruhi oleh musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan sumber air baku,” kata Agung saat ditemui di Instalasi Pengolahan Air Kaligarang 3, Rabu (16/9/2026).

Kemarau Melanda, PDAM Tirta Moedal Semarang Pastikan Pasokan Air Bersih Tetap Aman

Jadwal Aliran Air Semarang Selatan Dibagi Dua Wilayah

Dalam skema sementara, wilayah terdampak dibagi menjadi dua kelompok dengan jadwal aliran yang berbeda.

Wilayah 1 meliputi Jatingaleh, Carikan, Jatiluhur, Jangli Perbalan, Saptamarga, Tamtama, dan Brigif.

Wilayah tersebut mendapatkan aliran air pada:

07.00–19.00 WIB.

Sedangkan Wilayah 2 meliputi Karangrejo Selatan dan Kampung Pentul.

Wilayah tersebut mendapatkan aliran pada:

19.00–07.00 WIB.

Agung menjelaskan pembagian tersebut bukan sekadar penggiliran waktu. Perumda juga melakukan pengaturan debit dan tekanan agar air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Yang perlu kami tekankan, ini bukan sekadar penggiliran, tetapi merupakan bagian dari pengoptimalan sistem distribusi air,” ujarnya.

Pengaturan Dua Hari Sekali Belum Diterapkan

Sebelumnya, Perumda Air Minum Tirta Moedal sempat menyiapkan kemungkinan distribusi air dua hari sekali apabila penurunan debit semakin parah.

Namun, hasil evaluasi teknis menunjukkan sistem tersebut belum diperlukan.

Untuk sementara, pola 12 jam dipilih agar pelanggan tetap mendapatkan kesempatan memperoleh air setiap hari.

“Saat ini pengoptimalan dapat dilakukan dengan pola 12 jam aliran, sehingga pelanggan tetap memiliki kesempatan mendapatkan air setiap hari,” kata Agung.

Air Tidak Langsung Mengalir Bersamaan ke Semua Pelanggan

Pelanggan perlu memahami bahwa waktu dibukanya aliran tidak selalu berarti air langsung tiba di seluruh rumah pada waktu yang sama.

Perbedaan waktu aliran dapat dipengaruhi posisi pelanggan dalam jaringan, elevasi wilayah, tekanan air, jarak dari sumber, serta tingkat penggunaan air.

Karena itu, pelanggan diimbau memanfaatkan periode ketika air mengalir untuk mengisi tandon atau tempat penampungan secukupnya.

“Saat air tersedia, pelanggan dapat memanfaatkan waktunya untuk melakukan penampungan atau menandon air secukupnya. Kami juga mengimbau agar air yang ditampung digunakan secara bijak sesuai kebutuhan,” ujar Agung.

Sumber Air Belum Kering, tetapi Debit Menurun

Meski debit mengalami penurunan, Perumda Air Minum Tirta Moedal memastikan sumber air yang digunakan untuk pelayanan belum mengalami kekeringan.

Air masih tersedia, tetapi kapasitasnya menurun sehingga diperlukan penyesuaian sistem distribusi.

“Sampai saat ini sumber air masih tersedia dan belum sampai pada kondisi kering. Namun karena debitnya mengalami penurunan, kami perlu melakukan pengoptimalan secara teknis terhadap sistem distribusi,” jelas Agung.

Salah satu sumber yang turut dipantau berada pada aliran Bendungan Kalidoh yang berasal dari sumber mata air di Kabupaten Semarang.

Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan debit sumber air yang dapat berubah mengikuti kondisi alam dan musim.

PDAM Tirta Moedal Pantau Debit dan Tekanan Jaringan

Selain mengatur waktu distribusi, Perumda Air Minum Tirta Moedal melakukan optimalisasi pada debit, tekanan, dan pola aliran jaringan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan dampak penurunan debit sumber air terhadap pelanggan.

“Jadi bukan hanya mengatur waktu aliran, tetapi kami juga melakukan optimalisasi teknis terhadap keseluruhan sistem distribusi,” ungkap Agung.

Karakteristik jaringan di setiap wilayah menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pola distribusi. Faktor elevasi, tekanan, jarak pelanggan dari sumber air, serta penggunaan air turut diperhitungkan.

“Karakteristik jaringan setiap wilayah berbeda, maka pola distribusinya juga perlu disesuaikan agar air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal,” tuturnya.

Pelanggan Diminta Hemat dan Menampung Air Secukupnya

Menghadapi kondisi debit sumber air yang menurun, pelanggan di wilayah terdampak diminta menggunakan air secara bijak.

Penampungan air dapat dilakukan ketika aliran tersedia sebagai persediaan untuk kebutuhan sehari-hari saat distribusi sedang dialihkan ke wilayah lain.

“Kami mengajak pelanggan untuk bersama-sama menggunakan air secara bijak selama kondisi musim kemarau. Ketika air tersedia, silakan melakukan penampungan secukupnya untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Agung.

Perumda juga mengingatkan agar penampungan tidak dilakukan secara berlebihan sehingga tetap memperhatikan kebutuhan pelanggan lain dalam jaringan yang sama.

Jadwal Distribusi Air Masih Bisa Berubah

Pola distribusi 12 jam yang diterapkan saat ini bersifat sementara. Jadwal masih dapat berubah mengikuti perkembangan debit sumber air dan kondisi jaringan di lapangan.

Perumda akan melakukan evaluasi secara berkala sebelum menentukan apakah pola distribusi tetap dilanjutkan, disesuaikan, atau dikembalikan ke pelayanan normal 24 jam.

“Penerapannya akan terus kami evaluasi mengikuti perkembangan kondisi sumber air. Apabila debit sumber kembali meningkat dan kondisi sudah stabil, tentunya pola pengaturan aliran juga akan dievaluasi dengan harapan distribusi dapat kembali normal selama 24 jam,” jelas Agung.

Perubahan jadwal juga dapat dilakukan apabila hasil pemantauan menunjukkan adanya perubahan kondisi sumber maupun jaringan.

Perumda Imbau Warga Tidak Panik

Penurunan debit sekitar 143 liter per detik atau 25,4 persen menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap kapasitas distribusi. Namun, Perumda Air Minum Tirta Moedal menyatakan kondisi tersebut masih ditangani melalui optimalisasi sistem.

Agung mengimbau masyarakat tidak panik karena sumber air masih tersedia.

“Kami berharap masyarakat tidak perlu panik. Saat ini sumber air masih tersedia dan kami terus melakukan pengoptimalan distribusi,” katanya.

Untuk sementara, sistem distribusi 12 jam menjadi langkah yang diterapkan di wilayah Semarang Selatan yang terdampak. Evaluasi akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sumber air dan jaringan hingga pelayanan dapat kembali disesuaikan.

Jadwal Aliran Air Semarang Selatan

Wilayah 1 — 07.00–19.00 WIB

  • Jatingaleh
  • Carikan
  • Jatiluhur
  • Jangli Perbalan
  • Saptamarga
  • Tamtama
  • Brigif

Wilayah 2 — 19.00–07.00 WIB

  • Karangrejo Selatan
  • Kampung Pentul

Catatan: Waktu tibanya air di rumah pelanggan dapat berbeda dengan jadwal pembukaan aliran karena dipengaruhi tekanan, elevasi, jarak dari sumber, posisi pelanggan dalam jaringan, dan tingkat pemakaian air.

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – MTQ Nasional XXXI resmi dibuka di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Sabtu (12/9) malam. Jawa Tengah menjadi tuan rumah setelah 47 tahun. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyebut 7.821 kafilah hadir dengan potensi perputaran uang sekitar Rp1,2 triliun. Menurutnya, MTQ tak hanya berdampak sosial, tetapi juga menggerakkan ekonomi, pariwisata, kuliner, dan investasi daerah. Menko PMK Pratikno menilai MTQ penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak sekaligus menjadi ajang silaturahmi antardaerah. Sementara Menag RI Nasaruddin Umar menyebut Jateng telah menunggu sekitar 47 tahun untuk menjadi tuan rumah. MTQ XXXI juga menghadirkan inovasi, termasuk cabang kaligrafi berbasis elektronik. Pembukaan MTQ turut mencatat rekor MURI setelah 288.219 peserta menyanyikan Mars MTQ secara serempak, terdiri dari 263.262 peserta daring dan 24.957 luring. Rekor tersebut didaftarkan sebagai rekor dunia. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut capaian itu merupakan hasil kolaborasi siswa, guru, ASN, Pemkot Semarang, dan Kementerian Agama. #mtqnasioanal #semarang #jateng #mtq #folkstime

♬ Furnace Lullaby – Tucker Bledsoe
Tags: air bersihdistribusi airJatiluhurJatingalehKampung PentulKarangrejomusim kemarauPDAM SemarangSemarang SelatanTirta Moedal
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya