• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Pesantren di Demak Jadi Garda Depan Cegah Penyakit Ginjal Kronis, Santri Didorong Jadi Agen Perubahan Kesehatan

setiawan by setiawan
22 Juni 2026
in Daerah
0
Pesantren di Demak Jadi Garda Depan Cegah Penyakit Ginjal Kronis, Santri Didorong Jadi Agen Perubahan Kesehatan
Kasus penyakit ginjal kronis yang kerap terlambat terdeteksi direspons melalui Gerakan Santri Peduli Ginjal (SPG) di Pesantren Al-Badriyah 2 Demak.
0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Kasus penyakit ginjal kronis yang kerap terlambat terdeteksi mulai direspons melalui pendekatan pencegahan berbasis komunitas dengan menjadikan lingkungan pesantren sebagai titik awal deteksi dini gangguan ginjal pada remaja. Upaya tersebut diwujudkan melalui Gerakan SPG (Santri Peduli Ginjal) yang digelar Tim Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Semarang di Pondok Pesantren Al-Badriyah 2, Kabupaten Demak.

Program edukasi kesehatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran santri terhadap faktor risiko penyakit ginjal kronis sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia muda. Kelompok remaja dinilai menjadi sasaran strategis karena pola hidup yang terbentuk pada masa tersebut akan memengaruhi kondisi kesehatan di masa mendatang.

Sejumlah pemeriksaan kesehatan dasar juga dilakukan sebagai bagian dari skrining awal. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, indeks massa tubuh, lingkar tubuh, hingga pengecekan kadar gula darah guna mengidentifikasi potensi risiko kesehatan sejak dini.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Semarang, Nanang Qosim, mengatakan bahwa pesantren dipilih karena memiliki sistem pembinaan yang memungkinkan perilaku hidup sehat diterapkan secara konsisten.

“Melalui Gerakan SPG atau Santri Peduli Ginjal, kami ingin menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini agar santri memahami pentingnya menjaga kesehatan ginjal melalui langkah-langkah sederhana,” kata Nanang.

Rob Jadi Peluang Baru, Jawa Tengah Siapkan 72 Ribu Hektare Lahan untuk Budidaya Nila Salin

Menurut dia, upaya promotif dan preventif harus diperkuat untuk menekan peningkatan kasus penyakit kronis yang banyak ditemukan ketika telah memasuki stadium lanjut.

“Lingkungan pesantren memiliki pola aktivitas yang teratur sehingga sangat potensial digunakan sebagai sarana pembentukan kebiasaan hidup sehat,” ujarnya.

Pentingnya Deteksi Dini Gangguan Ginjal

Dalam sesi edukasi, santri diberikan pemahaman mengenai fungsi ginjal serta berbagai faktor yang dapat memicu terjadinya gangguan ginjal kronis. Materi tersebut disampaikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala awal yang sering kali tidak dikenali.

Pemateri edukasi kesehatan, Salikun, M.Kes, menjelaskan bahwa kerusakan ginjal umumnya berkembang secara perlahan dan sering tidak menimbulkan keluhan pada tahap awal.

“Ginjal memiliki fungsi yang sangat vital dalam menjaga keseimbangan tubuh, tetapi kerusakannya sering berlangsung tanpa gejala hingga memasuki tahap lanjut,” ujar Salikun.

Ia menyebutkan sejumlah tanda yang perlu diwaspadai, seperti pembengkakan pada tubuh, mudah lelah, mual, hingga perubahan pola buang air kecil.

“Tanda-tanda tersebut sering kali tidak disadari sebagai sinyal awal gangguan ginjal sehingga banyak kasus baru diketahui ketika kondisinya sudah cukup berat,” katanya.

Salikun juga mengingatkan bahwa perubahan gaya hidup remaja saat ini turut meningkatkan risiko gangguan kesehatan ginjal.

“Kurangnya konsumsi air putih, tingginya konsumsi minuman manis, minim aktivitas fisik, dan kebiasaan begadang merupakan faktor yang perlu mendapat perhatian,” ujarnya.

Gerakan Hidup Sehat di Lingkungan Pesantren

Sebagai tindak lanjut edukasi, para santri diperkenalkan dengan konsep CERDIK yang menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, aktivitas fisik rutin, pola makan seimbang, istirahat cukup, serta pengelolaan stres.

Selain penyampaian materi, leaflet edukasi juga dibagikan kepada peserta. Kegiatan kemudian ditutup dengan deklarasi Gerakan Santri Peduli Ginjal sebagai bentuk komitmen bersama untuk menerapkan perilaku hidup sehat di lingkungan pesantren.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Badriyah 2, Ahmad Dliya’uddin Zabidi, menilai program tersebut memberikan manfaat besar dalam memperkuat peran pesantren dalam pembentukan generasi yang sehat dan berkarakter.

“Pendekatan ini memperkuat peran pesantren dalam membentuk generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.

Nanang menegaskan bahwa model pencegahan berbasis komunitas perlu terus diperluas agar mampu menjadi bagian dari sistem deteksi dini penyakit tidak menular di masyarakat.

“Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Kami berharap para santri dapat menjadi agen perubahan dan menyebarluaskan pesan hidup sehat kepada keluarga maupun masyarakat sekitar,” tutur Nanang.

Melalui model intervensi berbasis komunitas tersebut, pesantren diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat upaya pencegahan penyakit tidak menular sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak usia remaja. (Mus)

@folkstime.id

FOLKSTIME – Amerika Serikat (AS) dan Iran resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata serta kesepakatan damai sementara yang memuat 14 poin utama. Kesepakatan ini menjadi langkah awal untuk menghentikan konflik berkepanjangan dan membuka peluang terciptanya perdamaian permanen di kawasan Timur Tengah. Dalam kesepakatan tersebut, kedua negara sepakat menghentikan seluruh operasi militer di semua front, termasuk yang berkaitan dengan konflik di Lebanon. Penghentian perang berlaku segera dan akan dijalankan selama masa gencatan senjata 60 hari sebagai tahap awal menuju penyelesaian konflik secara menyeluruh. Salah satu poin penting lainnya adalah pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia. Blokade angkatan laut AS disebut akan berakhir dalam waktu 30 hari. Sebagai timbal balik, Iran menjamin keamanan dan kelancaran pelayaran kapal-kapal komersial yang melintasi selat tersebut tanpa biaya tambahan selama 60 hari. Kesepakatan juga menegaskan komitmen kedua negara untuk saling menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing serta tidak melakukan intervensi terhadap urusan domestik pihak lain. Di sektor keamanan, Iran kembali menegaskan sikapnya untuk tidak memperoleh maupun mengembangkan senjata nuklir. Pernyataan ini menjadi salah satu fondasi utama dalam proses normalisasi hubungan kedua negara yang selama puluhan tahun berada dalam ketegangan. Sementara itu, Washington berkomitmen menghentikan seluruh bentuk sanksi terhadap Iran, membuka akses terhadap aset dan dana yang selama ini dibekukan, serta tidak menambah pengerahan pasukan di kawasan. Kesepakatan damai sementara ini juga mencakup rencana pendanaan rekonstruksi Iran pascakonflik. AS bersama negara-negara mitra disebut akan menyiapkan dana sedikitnya 300 miliar dolar AS atau setara Rp5.328 triliun untuk mendukung pemulihan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kedua pihak selanjutnya akan melanjutkan perundingan intensif guna merumuskan kesepakatan damai final. Negosiasi tersebut ditargetkan rampung dalam waktu maksimal 60 hari. Jika seluruh poin dapat dijalankan sesuai komitmen yang telah disepakati, kesepakatan ini berpotensi menjadi salah satu terobosan diplomatik terbesar dalam hubungan AS-Iran sekaligus mengurangi ketegangan yang selama ini memengaruhi stabilitas politik dan ekonomi global. Sumber Video : Telegram RezistanceTrench #trump #hormuz #nuclear #indonesia #peace

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Gerakan SPGKesehatan RemajaPenyakit Ginjal KronisPesantren Al-Badriyah 2Santri Peduli Ginjal
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya