Telkomsel menggelar Gladian Panji Relawan TERRA 2026 di Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan melibatkan relawan, mahasiswa pecinta alam, dan komunitas lokal untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas melalui dukungan konektivitas digital dan kolaborasi pentahelix.

Telkomsel menggelar Gladian Panji Relawan TERRA 2026 di Bandungan, Kabupaten Semarang, dengan melibatkan relawan, mahasiswa pecinta alam, dan komunitas lokal untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas melalui dukungan konektivitas digital dan kolaborasi pentahelix.

FOLKSTIME.ID – Penguatan kapasitas relawan kebencanaan berbasis komunitas terus dilakukan Telkomsel melalui penyelenggaraan Gladian Panji Relawan dalam program Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA) di Bandungan, Kabupaten Semarang. Kegiatan yang berlangsung pada 9–11 Juli 2026 tersebut difokuskan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana melalui kolaborasi lintas sektor serta pemanfaatan teknologi digital dan konektivitas telekomunikasi.

Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan yang berasal dari komunitas relawan, organisasi kemanusiaan, mahasiswa pecinta alam, hingga perwakilan komunitas lokal dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Seluruh peserta dibekali peningkatan kapasitas agar mampu memperkuat koordinasi dan respons saat terjadi bencana.

Program tersebut merupakan bagian dari Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity (TERRA) yang telah memasuki tahun ke-15. Melalui program ini, Telkomsel terus membangun ketahanan masyarakat berbasis komunitas dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital, jaringan telekomunikasi, dan sinergi bersama berbagai pemangku kepentingan.

Manager CSR Environment and Ecosystem Telkomsel, Rifki Sya’bani, mengatakan keberadaan jaringan telekomunikasi menjadi salah satu elemen paling penting ketika situasi darurat terjadi karena mendukung kelancaran komunikasi antarpihak.

“Dalam situasi darurat, konektivitas telekomunikasi menjadi kebutuhan yang krusial untuk menjaga arus informasi, mempercepat koordinasi, dan mendukung penanganan bencana,” kata Rifki Sya’bani.

Kolaborasi Pentahelix Perkuat Respons Kebencanaan

Rifki menjelaskan, melalui Gladian Panji Relawan TERRA, Telkomsel terus memperkuat kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media. Sinergi tersebut dipadukan dengan dukungan konektivitas dan teknologi digital untuk mempercepat proses tanggap darurat.

“Melalui Gladian PANJI Relawan TERRA, Telkomsel memperkuat kolaborasi pentahelix sekaligus menghadirkan dukungan konektivitas dan teknologi digital agar respons kebencanaan dapat berlangsung lebih cepat, terkoordinasi, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dukungan Digital untuk Penanganan dan Pemulihan Bencana

Dalam implementasinya, program TERRA dijalankan sebagai sistem pendukung terhadap penanganan keadaan darurat dan proses pemulihan yang dipimpin pemerintah. Dukungan tersebut diberikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kementerian dan lembaga terkait, serta pemerintah daerah.

Telkomsel turut mengoptimalkan kapabilitas digital, memperkuat infrastruktur jaringan telekomunikasi, dan membangun ekosistem kolaborasi agar proses tanggap darurat dapat berlangsung secara lebih efektif, cepat, dan terkoordinasi di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui pelaksanaan Gladian Panji Relawan TERRA di Bandungan, peningkatan kompetensi relawan diharapkan terus berkembang sehingga kesiapsiagaan menghadapi bencana dapat dibangun secara berkelanjutan. Dukungan teknologi digital, konektivitas yang andal, serta kolaborasi multipihak diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang. (tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID– Satpol PP Kota Semarang menertibkan empat lapak usaha rosok di Jalan Kolonel Sugiyono, Kamis (16/7/2026). Penertiban dilakukan karena kawasan tersebut tengah dibangun pedestrian dan menjadi pintu masuk destinasi wisata Kota Lama. Sebagian barang rosok yang digelar di bahu jalan turut diamankan petugas. Kepala Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir, mengatakan penataan dilakukan setelah sosialisasi berulang kepada para pelaku usaha. “Jalan Kolonel Sugiyono merupakan pintu masuk Kota Lama sehingga harus ditata. Kami sudah berkali-kali mengimbau pelaku usaha untuk memindahkan usahanya,” ujar Kusnandir. Ia menegaskan kawasan tersebut akan disterilkan melalui kerja bakti dan patroli rutin agar lapak rosok tidak kembali bermunculan. #semarang #kotalama #satpolpp #jateng #semaranghits

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *