• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Istri Bupati/Wali Kota se-Jateng Catwalk di D’Modifest 2026, Gus Yasin: Desainer Lokal Harus Tembus Pasar Internasional

setiawan by setiawan
22 Mei 2026
in Lifestyle
0
Gelaran hari kedua Dekranasda Modest & Iftar Festival (D’Modifest) 2026 di Atrium The Park Mall Kota Semarang berlangsung semarak, Sabtu (28/2/2026).
Gelaran hari kedua Dekranasda Modest & Iftar Festival (D’Modifest) 2026 di Atrium The Park Mall Kota Semarang berlangsung semarak, Sabtu (28/2/2026).

Gelaran hari kedua Dekranasda Modest & Iftar Festival (D’Modifest) 2026 di Atrium The Park Mall Kota Semarang berlangsung semarak, Sabtu (28/2/2026).

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Hari kedua gelaran Dekranasda Modest & Iftar Festival (D’Modifest) 2026 di Atrium The Park Mall, Kota Semarang, Sabtu (28/2/2026), berlangsung semarak. Para Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten/kota se-Jawa Tengah yang mayoritas merupakan istri bupati dan wali kota, tampil percaya diri di panggung peragaan busana dengan balutan busana muslim karya desainer lokal.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, yang hadir dan menyaksikan langsung peragaan tersebut, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para Ketua Dekranasda. Menurutnya, keterlibatan mereka menjadi bukti nyata dukungan terhadap penguatan produk UMKM daerah.

“Kami melihat ini sebagai bentuk seni yang lahir dari masyarakat Jawa Tengah dan diwujudkan melalui karya UMKM,” ujarnya seusai acara.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu menilai, keberanian para istri kepala daerah mengenakan karya desainer lokal dengan sentuhan kearifan budaya masing-masing daerah patut diapresiasi. Ia berharap ajang D’Modifest mampu menjadi panggung lebih luas bagi desainer Jawa Tengah untuk menembus pasar nasional hingga internasional.

“Ibu-ibunya keren,” katanya singkat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menegaskan bahwa D’Modifest 2026 tidak hanya dimaknai sebagai ajang pameran produk fesyen muslim. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang membangun kepercayaan diri pelaku UMKM sekaligus sarana edukasi.

“Harapannya bukan hanya tempat pameran, tetapi satu wahana untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam rangkaian kegiatan juga dilakukan proses kurasi secara ilmiah. Dengan demikian, pelaku usaha dapat saling belajar dan meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Salah satu peserta peragaan busana, Gadis Sephi Febriana, mengaku terkesan dapat tampil bersama para Ketua Dekranasda se-Jawa Tengah. Istri Wali Kota Tegal tersebut menyebut pengalaman itu menjadi tantangan tersendiri baginya.

“Deg-degan karena pengalaman baru dengan ibu-ibu Ketua Dekranasda se Jawa Tengah,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, event seperti D’Modifest berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMKM, termasuk dari Kota Tegal agar dapat terus berpartisipasi.

Partisipasi tidak hanya datang dari kalangan pejabat daerah. Stan dari Akademi Komunitas BPPMNU Banat (Aknuba) Kudus turut meramaikan acara. Dua mahasiswa jurusan Tata Busana, Ayumi Maesya Khoolidyyah dan Nia Faradiska, menghadirkan koleksi bertema “Arcatura” yang terinspirasi dari arsitektur candi.

“Jadi kami mengangkat tema nusantara, melalui ukiran dan bordir-bordir Nusantara,” jelas Ayumi.

Keduanya berharap semakin banyak sekolah dan akademi yang dilibatkan dalam D’Modifest di masa mendatang, sehingga ruang ekspresi bagi talenta muda di bidang fesyen semakin terbuka.

Selain peragaan busana, hari kedua D’Modifest 2026 juga dimeriahkan Lomba Band tingkat SMA/SMK serta talkshow bertajuk “Opini (Obrolan Perempuan Terkini), Dari Hati ke Karya: Spirit Ramadhan dan Produk Lokal”.

Talkshow menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin, Sekjen Dekranas Pusat Reni Yanita, Ketua Dekranasda Jepara Ella Witiarso, Ketua Dekranasda Bojonegoro Cantika Wahono, serta Konsultan UMKM Indonesia Prima Diah Yusuf.

Dalam rangkaian acara tersebut, Wakil Gubernur mendampingi Nawal Arafah Yasin menyerahkan penghargaan Inacraft 2026 kepada 18 Dekranasda kabupaten/kota di Jawa Tengah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan capaian dalam pengembangan kerajinan daerah.

Melalui D’Modifest 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Dekranasda berkomitmen mendorong pelaku UMKM fesyen muslim dan kerajinan lokal agar semakin kompetitif. Kegiatan ini diharapkan menjadi ekosistem yang mempertemukan desainer, perajin, akademisi, hingga pemerintah dalam satu panggung kolaboratif.

Dengan tingginya antusiasme peserta dan pengunjung, D’Modifest 2026 dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat branding produk lokal Jawa Tengah sekaligus memperluas akses pasar di era ekonomi kreatif.(tya)

setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya