
PT KAI Daop 4 Semarang melayani 1.090.649 pelanggan selama libur sekolah 2026.
FOLKSTIME.ID – Sebanyak 1.090.649 pelanggan telah dilayani PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang selama periode libur sekolah 2026 yang berlangsung pada 22 Juni hingga 12 Juli 2026. Tingginya angka tersebut menegaskan bahwa layanan kereta api masih menjadi moda transportasi andalan masyarakat untuk perjalanan wisata, kunjungan keluarga, hingga aktivitas lainnya.
Data KAI Daop 4 Semarang menunjukkan jumlah tersebut terdiri atas 543.496 pelanggan yang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah operasional Daop 4 Semarang dan 547.153 pelanggan yang tiba selama masa liburan sekolah.
Peningkatan mobilitas pelanggan tersebut diikuti dengan penguatan layanan operasional, kesiapan sarana dan prasarana, serta pengawasan aspek keselamatan agar perjalanan kereta api selama libur sekolah tetap berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api terus menjadi motivasi bagi KAI untuk memberikan pelayanan terbaik. Selama periode libur sekolah, KAI Daop 4 Semarang memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, pelayanan di stasiun, hingga keselamatan perjalanan pelanggan,” kata Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif.
Menurut Luqman, tingginya jumlah pelanggan menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian selama musim liburan. Karena itu, seluruh layanan operasional terus dioptimalkan agar kebutuhan pelanggan dapat dipenuhi secara maksimal.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel.
“KAI akan terus melakukan peningkatan kualitas layanan guna menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan,” ujarnya.
Volume Penumpang Tertinggi Terpusat di Semarang Tawang
Mobilitas pelanggan selama libur sekolah tersebar di sejumlah stasiun utama di wilayah Daop 4 Semarang. Volume tertinggi tercatat di Stasiun Semarang Tawang dengan total 336.752 pelanggan.
Jumlah tersebut terdiri atas 170.495 pelanggan yang berangkat dan 166.257 pelanggan yang tiba di stasiun tersebut selama periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Semarang Poncol yang melayani 251.145 pelanggan, dengan rincian 123.718 pelanggan berangkat dan 127.427 pelanggan datang.
Sementara itu, Stasiun Tegal mencatat pelayanan terhadap 140.659 pelanggan, terdiri atas 71.722 pelanggan naik dan 68.937 pelanggan turun.
Aktivitas pelanggan yang tinggi juga tercatat di Stasiun Pekalongan dengan total 101.566 pelanggan, yakni 50.345 pelanggan berangkat dan 51.212 pelanggan tiba.
Adapun Stasiun Cepu melayani 51.789 pelanggan yang terdiri atas 25.663 pelanggan naik dan 26.272 pelanggan turun.
KA Kaligung hingga Harina Jadi Favorit
Selama masa libur sekolah, sejumlah perjalanan kereta api tercatat menjadi pilihan utama masyarakat. Tingginya permintaan terjadi pada KA Kaligung, KA Kamandaka, KA Ambarawa Ekspres, KA Joglosemarkerto, KA Airlangga, KA Kedung Sepur, KA Argo Merbabu, KA Menoreh, KA Blora Jaya, serta KA Harina.
Sementara itu, kota tujuan yang paling banyak dipilih pelanggan meliputi Semarang, Surabaya, Jakarta, Solo, Tegal, dan Pekalongan.
Diskon Tiket Dorong Mobilitas Masyarakat
Selain menjaga kelancaran operasional, KAI Daop 4 Semarang juga mendukung program stimulus pemerintah melalui Kementerian Perhubungan guna meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi selama musim libur sekolah.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk perjalanan kereta api kelas ekonomi komersial yang berlaku pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Program tersebut dinilai memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh tarif perjalanan yang lebih terjangkau sehingga akses transportasi selama masa liburan menjadi semakin mudah.
KAI Daop 4 Semarang menegaskan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keselamatan operasional, serta memastikan seluruh perjalanan kereta api berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu guna mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi perkeretaapian.(tya)
