FOLKSTIME.ID – Kehadiran jaringan telekomunikasi mulai mengubah kehidupan masyarakat Desa Gunungwangi, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Setelah bertahun-tahun menghadapi keterbatasan sinyal akibat kondisi geografis perbukitan dan lembah, warga kini mendapatkan akses konektivitas melalui pembangunan BTS Telkomsel.
Akses Komunikasi Mulai Terbuka
Gunungwangi selama ini dikenal sebagai desa yang berada di kawasan perbukitan dengan akses jalan berkelok serta tanjakan dan turunan yang cukup ekstrem. Kondisi geografis tersebut tidak hanya menjadi tantangan mobilitas warga, tetapi juga membuat akses terhadap jaringan telekomunikasi sulit diperoleh.
Kehadiran BTS Telkomsel di wilayah tersebut diharapkan dapat memperluas akses komunikasi sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Konektivitas digital dinilai dapat menjadi pintu masuk bagi warga untuk memperoleh informasi, mengembangkan usaha, hingga memperkenalkan potensi desa ke masyarakat yang lebih luas.
“Terima kasih kepada Telkomsel. Dengan hadirnya sinyal, masyarakat tidak hanya lebih mudah berkomunikasi, tetapi juga punya kesempatan lebih besar untuk mengembangkan potensi desa dan UMKM,” ujar Kepala Desa Gunungwangi, Priyo D Prayitno.
Gula Aren hingga Kambing Etawa Jadi Potensi Desa
Dengan semakin terbukanya akses internet, sejumlah produk unggulan Gunungwangi berpeluang dipasarkan melalui platform digital. Desa tersebut memiliki berbagai komoditas yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat, antara lain gula aren, kopi gunung, dan kambing Etawa.
Pemasaran secara digital diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperkenalkan produk tersebut tidak hanya kepada konsumen di sekitar Purworejo, tetapi juga ke pasar yang lebih luas.
Peluang tersebut menjadi semakin penting karena konektivitas internet dapat dimanfaatkan untuk mendukung promosi, komunikasi dengan konsumen, pengembangan jejaring usaha, hingga transaksi secara daring.
Pelatihan Digital Marketing untuk Pelaku UMKM
Pemanfaatan jaringan telekomunikasi di Gunungwangi juga diarahkan agar tidak berhenti pada tersedianya akses sinyal. Sejumlah kegiatan pendampingan telah dilakukan untuk mendorong masyarakat menggunakan teknologi secara produktif.
Pelatihan digital marketing diberikan kepada pelaku UMKM agar mereka memiliki pengetahuan dalam memanfaatkan ruang digital untuk memperkenalkan dan memasarkan produk.
Selain itu, edukasi Internet Baik juga diberikan kepada guru dan siswa SMP Negeri 39 Purworejo. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan internet secara positif, aman, dan bertanggung jawab.
CSR Telkomsel Disalurkan kepada Warga
Kehadiran Telkomsel di Gunungwangi juga diisi dengan kegiatan bersama masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bantuan sosial melalui program CSR Telkomsel turut disalurkan kepada 100 warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Konektivitas Diharapkan Melahirkan Peluang Baru
Kehadiran BTS di Gunungwangi dipandang bukan sekadar sebagai penambahan infrastruktur telekomunikasi. Akses jaringan diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan berbagai potensi ekonomi, pendidikan, dan sosial yang selama ini terkendala keterbatasan konektivitas.
“Harapannya, kehadiran BTS ini bisa membuka berbagai peluang yang ada di Gunungwangi. Karena konektivitas bukan sekadar soal sinyal, tapi bagaimana sinyal tersebut bisa menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” kata GM Region Network Operations and Productivity Jawa Tengah dan DIY, M. Idham Kadir.
Dengan tersedianya akses telekomunikasi, masyarakat Gunungwangi kini memiliki peluang lebih besar untuk terhubung dengan dunia luar. Produk lokal dapat diperkenalkan melalui kanal digital, pelaku usaha dapat memperluas pemasaran, sementara generasi muda dapat memperoleh akses informasi dan pengetahuan secara lebih mudah.
Dari wilayah perbukitan yang selama ini menghadapi keterbatasan konektivitas, hadirnya jaringan Telkomsel menjadi awal baru bagi Gunungwangi. Sinyal yang kini menjangkau desa tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi akses terhadap peluang ekonomi, pendidikan, komunikasi, dan kemajuan masyarakat.(tya)













