• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Waspada di Balik Hangatnya Herbal: Ancaman Tersembunyi Kayu Manis dalam Obat Saset

Muso by Muso
11 Mei 2026
in Lifestyle
0
Waspada di Balik Hangatnya Herbal: Ancaman Tersembunyi Kayu Manis dalam Obat Saset
Waspada di Balik Hangatnya Herbal: Ancaman Tersembunyi Kayu Manis dalam Obat Saset

Waspada di Balik Hangatnya Herbal: Ancaman Tersembunyi Kayu Manis dalam Obat Saset

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Minuman “obat herbal” cair kemasan saset sudah menjadi bagian dari kebiasaan banyak keluarga Indonesia saat menghadapi masuk angin, batuk, atau perut mual. Sensasi hangat di tubuh dan rasa lega di tenggorokan membuat produk ini dianggap aman karena berbahan alami. Namun di balik aroma rempah yang menenangkan itu, tersimpan ancaman kesehatan serius yang jarang diketahui masyarakat.

Salah satu bahan utama yang kerap digunakan dalam produk herbal kemasan adalah kayu manis. Sayangnya, tidak semua jenis kayu manis memiliki tingkat keamanan yang sama. Kayu manis Ceylon dikenal sebagai “kayu manis asli” dengan kandungan kumarin sangat rendah, hanya sekitar 0,004 persen. Sebaliknya, industri lebih banyak menggunakan kayu manis Cassia atau Cinnamomum burmannii karena harganya murah dan aromanya lebih kuat.

Di balik keunggulan ekonominya, kayu manis Cassia menyimpan risiko besar. Kandungan kumarin pada jenis ini dapat mencapai 1 persen, atau sekitar 250 kali lebih tinggi dibanding kayu manis Ceylon. Kumarin merupakan senyawa alami pemberi aroma khas kayu manis, tetapi jika dikonsumsi berlebihan atau terus-menerus dapat memicu kerusakan organ tubuh, terutama hati.

Badan Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) bahkan telah menetapkan batas aman konsumsi kumarin hanya 0,1 miligram per kilogram berat badan per hari. Institut Penilaian Risiko Federal Jerman (BfR) juga memperingatkan bahwa dosis kecil sekalipun bisa menyebabkan kerusakan hati pada individu yang sensitif. Peringatan serupa turut disampaikan Komite Ilmiah Keamanan Pangan Norwegia (VKM).

Bahaya kumarin ternyata tidak hanya berhenti pada hati. Penelitian toksikologi terbaru mengungkap konsumsi ekstrak kayu manis Cassia berlebihan dalam jangka panjang juga berpotensi memicu nefrotoksisitas atau kerusakan ginjal. Bahkan, studi dalam jurnal Food and Chemical Toxicology menyebut kumarin memiliki sifat karsinogenik pada hewan percobaan melalui konsumsi oral.

Risiko lain yang sering tidak disadari masyarakat adalah interaksi kayu manis dengan obat medis tertentu. Sifat antikoagulan dalam kayu manis dapat mengganggu kerja obat pengencer darah dan meningkatkan risiko perdarahan pada pasien.

Kekhawatiran terhadap kumarin sebenarnya bukan hal baru. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah melarang penggunaan kumarin sintetik sebagai bahan tambahan makanan sejak 1954. Kebijakan tersebut menjadi bukti bahwa potensi bahayanya sudah lama diakui dunia medis.

Secara biologis, ancaman ini terjadi ketika tubuh memetabolisme kumarin di dalam hati. Dalam proses tersebut, sebagian senyawa berubah menjadi zat beracun bernama o-HPA yang dapat merusak sel-sel hati secara perlahan. Kondisi ini dinilai lebih berisiko bagi masyarakat Asia karena faktor genetik membuat proses pemecahan kumarin berlangsung lebih lambat dibanding populasi lain.

Kasus klinis terkait konsumsi suplemen kayu manis dosis tinggi juga telah dilaporkan di berbagai negara. Beberapa pasien mengalami hepatitis akut hingga penyakit kuning akibat paparan kumarin berlebihan. Individu yang memiliki riwayat penyakit hati disebut menjadi kelompok paling rentan terhadap efek samping tersebut.

Fenomena ini menjadi alarm penting bagi masyarakat yang terbiasa mengonsumsi “obat herbal” cair kemasan secara rutin, terutama saat sakit dan meminum beberapa saset dalam sehari. Tanpa disadari, kebiasaan tersebut bisa membuat asupan kumarin melampaui batas aman harian.

Masyarakat diimbau lebih kritis dalam memilih produk herbal kemasan dan tidak menganggap semua bahan alami sepenuhnya aman. Konsumsi yang bijak dan tidak berlebihan menjadi langkah penting untuk menghindari risiko gangguan kesehatan jangka panjang akibat paparan kumarin tersembunyi di balik hangatnya minuman herbal sehari-hari.

Tags: herbalkayukayu manismanisobatObat Herbal
Muso

Muso

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya