• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

DPRD Semarang Dorong PDAM Masuk Kawasan Industri, Penggunaan Air Tanah Dibatasi

setiawan by setiawan
13 Agustus 2026
in Semarang
0
DPRD Kota Semarang mendorong Pemkot memperluas jaringan PDAM ke kawasan pinggiran untuk menekan eksplorasi air tanah oleh industri dan perhotelan.
DPRD Kota Semarang mendorong Pemkot memperluas jaringan PDAM ke kawasan pinggiran untuk menekan eksplorasi air tanah oleh industri dan perhotelan.

DPRD Kota Semarang mendorong Pemkot memperluas jaringan PDAM ke kawasan pinggiran untuk menekan eksplorasi air tanah oleh industri dan perhotelan.

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID — Penggunaan air tanah oleh industri dan perhotelan di Kota Semarang diminta mulai ditekan melalui perluasan jaringan PDAM Tirta Moedal, terutama ke kawasan pinggiran yang menjadi titik pertumbuhan aktivitas usaha.

Pengendalian air tanah dinilai tidak cukup hanya dilakukan dengan menaikkan pajak air tanah. Penyediaan akses air perpipaan, pengawasan penggunaan air melalui water meter, pembaruan data pemanfaatan air tanah, serta pembatasan izin sumur bor disebut perlu dijalankan secara bersamaan.

Kebijakan pajak air tanah sebesar 400 persen juga diarahkan bukan semata-mata untuk meningkatkan penerimaan daerah. Instrumen tersebut diharapkan dapat mendorong pelaku industri dan perhotelan beralih dari sumur bor menuju layanan PDAM.

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara, mengatakan pajak air tanah yang tinggi seharusnya digunakan untuk mengurangi eksploitasi air tanah. “Dengan pengenaan pajak yang tinggi ini, harapannya bukan capaian pajak tapi kalangan industri dan perhotelan bisa berpindah ke PDAM,” kata Mararas, Kamis (13/8).

TPA Jatibarang Bakal Diolah TNI AD, Sampah Lama Disulap Jadi BBM Setara Solar

Jaringan PDAM di Kawasan Pinggiran Perlu Diperluas

Cakupan layanan PDAM Tirta Moedal di kawasan perkotaan dinilai sudah relatif merata. Namun, perluasan jaringan masih diperlukan di wilayah pinggiran yang selama ini belum mendapatkan akses perpipaan secara memadai.

“Wilayah Semarang kota sudah merata, tapi belum masok ke wilayah pinggiran, padahal di wilayah pinggiran ini banyak kalangan industri,” ujar politikus Partai Golkar tersebut.

Kondisi itu dinilai membuat kebutuhan air industri di kawasan pinggiran masih berpotensi dipenuhi melalui sumur bor. Karena itu, perluasan jaringan PDAM ditempatkan sebagai salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap air tanah.

Penyertaan modal kepada PDAM juga dinilai perlu diperkuat agar pembangunan jaringan dapat diarahkan ke wilayah yang belum terjangkau. Infrastruktur perpipaan diharapkan mampu menyediakan sumber air alternatif bagi pelaku usaha sebelum pembatasan eksploitasi air tanah diperketat.

Pajak Air Tanah Didorong sebagai Instrumen Pengendalian

Penerimaan pajak air tanah yang telah berjalan dinilai perlu ditempatkan dalam kerangka pengendalian lingkungan. Besarnya penerimaan tidak seharusnya menjadi ukuran utama keberhasilan kebijakan tersebut.

Berdasarkan data yang disampaikan Mararas, realisasi penerimaan pajak air tanah hingga Agustus telah mencapai 42,8 persen dari target sebesar Rp26,81 miliar. Meski demikian, penerimaan daerah ditegaskan bukan menjadi sasaran utama.

“Planning kita harus ada data dulu dari Bapenda, setelah itu kita akan kawal dan melakukan penyelidikan untuk rencana pembuatan Perwal,” jelas Mararas.

Pengawasan terhadap penggunaan air tanah juga diminta diperkuat oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang. Keberadaan water meter di hotel dan restoran dinilai perlu dipantau agar volume pemanfaatan air tanah dapat diketahui secara lebih akurat.

Data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai dasar dalam menyusun kebijakan pengendalian. Dengan data yang lebih terukur, pengawasan terhadap penggunaan air tanah di sektor usaha diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat.

Pengawasan Sumur Bor Perlu Diperkuat

Pengendalian sumur bor di Kota Semarang juga berkaitan dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Penerbitan izin pembuatan sumur bor atau sumur artetis disebut berada pada tingkat provinsi.

Koordinasi antara Pemerintah Kota Semarang dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah karena itu dinilai perlu diperkuat. Pembatasan terhadap pengajuan izin baru juga didorong agar eksploitasi air tanah tidak terus bertambah.

“Pihak provinsi juga harus melakukan pembatasan, jangan ada lagi pengajuan baru,” tegas Mararas.

Pembatasan tersebut, menurut dia, tetap perlu diimbangi dengan perluasan layanan PDAM. Ketersediaan sumber air perpipaan dinilai penting agar pelaku usaha yang berada di kawasan pinggiran tidak kehilangan alternatif pemenuhan kebutuhan air.

Eksploitasi Air Tanah Dikaitkan dengan Risiko Lingkungan

Pengurangan eksploitasi air tanah juga dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi lingkungan Kota Semarang. Pengambilan air tanah dalam jumlah besar dan berlangsung terus-menerus dinilai dapat meningkatkan risiko persoalan lingkungan.

“Fokus kita, bagaimana eksplorasi air tanah ini bisa ditekan, bukan sekadar untuk pendapatan daerah saja,” kata Mararas.

Risiko penurunan muka tanah menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan dalam pengendalian pemanfaatan air tanah. Dampak lingkungan lain juga dinilai perlu diantisipasi apabila pengambilan air tanah dalam skala besar terus berlangsung.

“Karena eksplorasi yang besar bisa menyebabkan bencana, misalnya longsor, hingga penurunan muka tanah,” pungkasnya.

Dengan demikian, pengendalian air tanah di Kota Semarang diarahkan tidak hanya melalui pajak air tanah. Perluasan jaringan PDAM Tirta Moedal, pengawasan water meter, pendataan pemanfaatan air tanah, serta koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dinilai perlu dilakukan secara beriringan untuk menekan penggunaan sumur bor oleh industri dan perhotelan.(tya)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID – Aktivitas pembangunan Pakuwon Mall di kawasan Gombel Lama, Kota Semarang, dikeluhkan warga karena disebut masih berlangsung hingga dini hari. Candra, warga setempat, mengaku aktivitas pengeboran, molen hingga alat berat kerap bekerja sampai sekitar pukul 01.00 WIB. Suara dan getaran bahkan disebut terasa hingga ke dalam rumah. “Kalau malam pengeboran berlangsung, saya tidur di rumah terasa seperti gempa. Kadang saya terbangun malam hari dan tidak bisa tidur lagi,” ujar Candra, Minggu (9/8/2026). Tak hanya kebisingan dan getaran, warga juga mengeluhkan debu dari lalu-lalang truk, molen, dan kendaraan proyek. Candra mengaku mengalami batuk dan sesak napas akibat kondisi tersebut. Ia juga menyebut sejumlah bagian tembok rumahnya mengalami pengelupasan yang diduga akibat aktivitas pengeboran dan alat berat. “Lalu-lalang molen, truck membuat debu setiap hari menusuk paru-paru, membuat napas sesak dan batuk,” katanya. Candra berharap pengelola proyek memperhatikan kenyamanan, kesehatan, serta keselamatan warga sekitar, terutama terkait jam operasional pekerjaan. “Kesehatan dan kenyamanan di rumah sudah hilang semenjak pembangunan Mal Pakuwon itu. Rumah rusak semua, menjadikan kita khawatir,” ungkapnya. Warga berharap pembangunan tetap berjalan, namun tidak mengorbankan waktu istirahat, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitar proyek. #folkstime #semarang #pakuwonmall #jateng #viral

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: air tanahDPRD Semarangindustri Semarangpajak air tanahPDAM SemarangPemkot Semarangperhotelan Semarangsemarang
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf
Keseruan Wellness Pagi bersama Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf

Nusatu by Artotel Semarang dan Candi Golf Gelar Wellness Pagi, Padukan Yoga dan Jamu

30 September 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menawarkan investasi proyek hijau di New York.

Zulhas Tawarkan Insentif Pasar Karbon untuk Tarik Investasi Hijau ke Indonesia

30 September 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama
Ilustrasi Logo Nahdlatul Ulama

Pengurus PBNU 2026-2031 Era Gus Kikin Resmi Diumumkan, Ini Susunan Lengkapnya

2 Oktober 2026
Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

Kabinet Merah Putih Kembali Dirombak, Prabowo Geser 18 Pejabat

2 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya