• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Folkstime.id
Advertisement
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Folkstime.id
No Result
View All Result

Bukan Sekadar Lihat Kanan-Kiri, Astra Motor Jateng Ajarkan Anak PAUD Kenali Suara Kendaraan untuk Cegah Kecelakaan

setiawan by setiawan
29 Juli 2026
in Lifestyle
0
Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah mengedukasi anak usia PAUD dan TK di Semarang agar mengenali suara kendaraan sebelum menyeberang jalan
Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah mengedukasi anak usia PAUD dan TK di Semarang agar mengenali suara kendaraan sebelum menyeberang jalan

Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah mengedukasi anak usia PAUD dan TK di Semarang agar mengenali suara kendaraan sebelum menyeberang jalan

0
SHARES
0
VIEWS

FOLKSTIME.ID – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak – anak sering kali terjadi bukan karena mereka tidak melihat kendaraan, melainkan karena mereka belum terbiasa “mendengar” tanda bahaya sebelum bendanya benar – benar tampak.

Suara mesin kendaraan, klakson, hingga deru knalpot sejatinya datang lebih dulu dibanding wujud kendaraan itu sendiri. Sayangnya, kepekaan terhadap suara – suara ini jarang diajarkan sejak usia dini, sehingga anak – anak cenderung baru bereaksi saat kendaraan sudah sangat dekat.

Menjawab tantangan tersebut, Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah menghadirkan edukasi keselamatan jalan usia dini yang berfokus pada pengenalan bunyi – bunyian di jalan raya sebagai bekal utama anak sebelum menyeberang. Program ini menyasar anak usia PAUD dan TK, dengan pendekatan bermain sambil belajar yang mudah dipahami oleh anak – anak.

DPRD Soroti Revitalisasi Semarang Zoo Rp96 Miliar yang Tak Kunjung Berjalan, Satwa Terancam Terdampak

Sebagai langkah awal, kegiatan edukasi ini digelar di PAUD Kartini, Pandean Lamper, Semarang, melibatkan anak – anak usia dini beserta guru dan orang tua pendamping pada Senin kemarin (20/07/26). Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng Burhanudin Mey membagikan sejumlah tips praktis mengenalkan “suara jalan” kepada anak sejak dini:

  1. Kenalkan Bunyi Khas Kendaraan Sejak Dini
    Ajak anak mengenali dan membedakan bunyi klakson, deru mesin motor atau mobil, hingga bunyi rem, melalui permainan tebak suara sederhana. Semakin akrab telinga anak dengan suara – suara ini, semakin cepat pula respons mereka saat mendengarnya di jalan sesungguhnya.
  2. Latih Kebiasaan “Berhenti, Dengar, Lihat, Baru Menyeberang”
    Tanamkan urutan sederhana namun penting: berhenti di tepi jalan, dengarkan arah datangnya suara kendaraan, lihat ke kanan dan kiri, baru menyeberang setelah benar-benar aman. Kebiasaan ini melatih anak untuk tidak hanya mengandalkan penglihatan, tetapi juga pendengaran sebagai alat deteksi dini.
  3. Manfaatkan Aplikasi Edukasi Interaktif dari Astra Motor
    Sebagai media bantu pembelajaran, Astra Motor Jateng memperkenalkan aplikasi edukasi interaktif yang mengenalkan berbagai suara di jalan raya kepada anak melalui gambar, animasi, dan kuis sederhana. Pendekatan berbasis aplikasi ini membuat materi keselamatan jalan lebih mudah diterima dan diingat oleh anak usia dini.
  4. Libatkan Orang Tua dan Guru sebagai Teladan di Lingkungan Sekitar
    Kebiasaan aman menyeberang perlu terus diulang di rumah maupun di sekolah. Orang tua dan guru diharapkan turut mempraktikkan langkah “berhenti, dengar, lihat” setiap kali mengantar atau mendampingi anak berjalan kaki di sekitar jalan raya, agar tertanam menjadi kebiasaan, bukan sekadar materi hafalan.

“Anak – anak usia dini punya rasa ingin tahu yang besar, dan pendengaran mereka justru lebih peka dibanding kita duga. Dengan membiasakan mereka mengenali suara jalan sejak kecil, kita membekali anak dengan naluri keselamatan yang akan terus terbawa hingga dewasa. Ini adalah investasi keselamatan jangka panjang untuk generasi pengguna jalan yang lebih aman,” jelas Burhanudin.(mus)

@folkstime.id

FOLKSTIME.ID- Zulhas mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Kampung Nelayan Merah Putih masih menghadapi sejumlah kendala. Meski begitu, pemerintah menargetkan separuh persoalan selesai dalam satu bulan. “Kasih makan 80 juta sampai 82 juta orang itu tidak mudah. Ada masalah iya, tapi kami selesaikan,” ujar Menko Pangan. Pemerintah juga menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih, namun hingga kini baru terealisasi sekitar 30–35 ribu koperasi. Di sisi lain, Zulhas memastikan stok pangan nasional tetap aman menghadapi musim kemarau. “Pangan aman, stok beras banyak, ikan banyak, telur banyak, ayam banyak,” tegasnya. Selengkapnya di Folkstime.id #folkstime #mbg #zulhas #kopdes #prabowo

♬ suara asli – Folkstime.id – Folkstime.id
Tags: Anak Usia Diniastra motor jatengEdukasi Lalu Lintaskeselamatan berkendaraKeselamatan JalanMenyeberang JalanPAUDPAUD KartiniSafety Ridingsemarang
setiawan

setiawan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.
Nostalgia suasana RTAR Rayon Sutawijaya pada 2018 lalu di Balai RW Grogol Dukuh, Kota Salatiga.

Bangun Tersentak dari Bumiku Subur, IKA PMII Rayon Sutawijaya Tetapkan Empat Pilar Strategis

26 September 2026
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui
Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

Kisah Inspiratif Siti Lailiyah Raih Doktor di UIN Walisongo di Kala Harus Mengasuh Tiga Anak sambil Menyusui

29 September 2026
AHY Run Jateng 2026
AHY Run Jateng 2026 di Semarang telah mencatat sekitar 4.200 pendaftar dari berbagai daerah.

5000 Pelari akan Ramaikan AHY Run Jateng 2026 di Semarang, Hadiah Umrah dan Motor Listrik

26 September 2026
Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

Percepat Penanggulangan TBC, 884 Puskesmas di Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik

28 September 2026
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan Johar Semarang, meluluhlantakkan puluhan kios dan menghancurkan harapan pedagang kecil.

Padmi Tatap 4 Kios yang Ludes dalam Sekejap, Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Sisakan Luka Mendalam

4
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.
Pemerintah Kota Semarang memperluas penerima bisyaroh penggerak keagamaan menjadi 9.992 orang pada 2026. Modin, guru mengaji, guru RA, Madin hingga marbot mendapat perhatian lebih.

Bisyaroh Penggerak Keagamaan Kota Semarang Diperluas, Hampir 10.000 Penerima Jadi Bukti Komitmen Wali Kota Agustina Menguatkan Pelayanan Sosial

4
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan Sunmori sejauh 30 km dari Mijen ke Genuk, Semarang, untuk menghadiri halal bihalal warga.

Sunmori 30 Km Naik Vespa, Wagub Jateng Taj Yasin Hadiri Halalbihalal Warga Genuk

3
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.
Pengembangan Candi Borobudur sebagai pusat aglomerasi wisata Jawa Tengah mulai disiapkan. Kawasan Kopeng dan Rawa Pening akan diintegrasikan untuk mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi lokal.

Candi Borobudur Disiapkan Jadi Poros Wisata Jateng, Kopeng–Rawa Pening Diintegrasikan dalam Aglomerasi Besar

3
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).
Salah seorang peserta lomba Egrang yang turut memeriahkan event Forkot KORMI Kota Semarang 2026, di Balai Kota, Minggu (4/10/26).

Egrang Kembali Dihidupkan di Forkot KORMI Semarang, 3 Ribu Peserta Ikut Meramaikan

5 Oktober 2026
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).
Sampah TPA Jatibarang tampak sebagian terbakar, dari atas drone, Minggu (4/10/2026).

Asap Kebakaran TPA Jatibarang Mulai Ganggu Warga, 22 Orang Alami Sesak Napas

4 Oktober 2026

Browse by Category

  • Bisnis
  • Daerah
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Lifestyle
  • News
  • Semarang
  • Sports
  • Teknologi
  • Travel
  • Travel

Recent News

Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube
Ariendra Reiga Santoso, bocah berusia 4,5 tahun di Semarang, memiliki kegemaran menari sejak usia dini. Tanpa latihan khusus di sanggar, Reiga belajar mengikuti gerakan tari dari video YouTube

Belajar Tari dari YouTube, Bocah 4,5 Tahun di Semarang Ini Berani Tampil Tanpa Latihan Khusus

5 Oktober 2026
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar dengan 300 tenant, sekitar 30 agenda, dan stimulus keringanan pajak hingga 20 persen.
Semarang Great Event 2026 menargetkan transaksi Rp600 miliar selama Oktober dengan melibatkan lebih dari 300 tenant. Pemkot Semarang memberikan keringanan pajak hingga 20 persen untuk mendukung promosi belanja, meningkatkan kunjungan pusat perbelanjaan, dan menggerakkan perekonomian daerah.

Semarang Great Event 2026 Bidik Transaksi Rp600 Miliar, 300 Tenant Ramaikan Promo Belanja Oktober

5 Oktober 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Daerah
  • Semarang
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2026 Folkstime.id - Akurat Terpercaya